Sulasih Gelar Sosperda Ketahanan Keluarga di Teluk Lingga

waktu baca 2 menit
Jumat, 28 Feb 2025 04:21 0 432 Redaksi

Suasana Sosialisasi Peraturan Daerah yang digelar oleh Anggota DPRD Kaltim, Sulasih. (Ist)

Noisenews.co, Sangatta– Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur Sulasih, menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) No. 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Teluk Lingga, Kabupaten Kutai Timur. Pada Jumat (28/2/2025).

Dalam sambutannya, Sulasih menekankan pentingnya sosialisasi ini sebagai wujud kehadiran pemerintah daerah dalam memfasilitasi, membina, dan mengembangkan pembangunan berbasis ketahanan keluarga. 

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan ketahanan keluarga merupakan tanggung jawab bersama, melibatkan pemerintah daerah, keluarga, masyarakat, serta dunia usaha.

Kegiatan ini dihadiri ratusan warga yang antusias mengikuti materi yang disampaikan oleh narasumber Murtiningsih, Guru MIN 1 Kutai Timur.

Dalam pemaparannya, murtiningsih menyoroti peran strategis DPRD dan Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Timur dalam memperkuat ketahanan keluarga.

Negara yang kuat berasal dari masyarakat yang kuat, dan masyarakat yang kuat terbentuk dari keluarga-keluarga yang kokoh. Keluarga yang baik lahir dari nilai-nilai agama yang ditanamkan sejak dini, baik dalam kehidupan keluarga maupun dalam interaksi sosial. Pondasi agama yang kuat menciptakan keluarga yang harmonis dan tentram, ujarnya.

Firnadi Ikhsan berharap sosialisasi ini dapat memperkuat peran keluarga dalam membangun masyarakat yang solid dan berdaya.

Harapan kita melalui Sosper ini adalah memperkuat simpul keluarga agar mampu menghadapi berbagai tantangan zaman,” ungkap Sulasih.

Ia juga menyebutkan bahwa keluarga sebagai lembaga sosial terkecil memiliki tujuh fungsi utama, yaitu fungsi biologis, afeksi, sosialisasi, pendidikan, rekreasi, keagamaan, dan perlindungan. Di antara semua fungsi tersebut, fungsi keagamaan menjadi aspek paling penting karena menjadi landasan kehidupan seseorang sejak dini.

Sulasih menekankan bahwa banyak permasalahan sosial, termasuk tindak kriminal, berakar dari masalah dalam keluarga yang tidak terselesaikan. Oleh karena itu, penguatan keluarga menjadi kunci dalam menciptakan masyarakat yang lebih baik. (ADV/DPRDKALTIM)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA