Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat, Syafruddin: 2027 Semua Desa Teraliri Listrik

waktu baca 2 menit
Rabu, 26 Mar 2025 02:49 0 546 Redaksi

Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Timur, Syafruddin. (Aji/noisenews)

Noisenews.co, Samarinda – Anggota Komisi XII DPR RI Syafruddin, menyoroti terkait persoalan energi yang ada di Provinsi Kalimantan Timur, pasalnya terdapat 113 desa yang hingga saat ini belum mendapatkan akses listrik. 

Dijelaskan Udin sapaan akrabnya, sejak ia dilantik pada Oktober 2024 lalu, salah satu yang terus diperjuangkan ialah aspirasi masyarakat desa di Kaltim yang belum teraliri listrik, hal ini menjadi ironis mengingat Kaltim merupakan salah satu Provinsi penghasil Batu Bara terbesar di Indonesia.

Setelah melakukan audiensi dengan berbagai pihak terkait, terutama PLN, Syafruddin memastikan bahwa pada tahun 2027 mendatang, 113 desa yang belum teraliri listrik tersebut akan terselesaikan.

“Pada 2027, semua desa harus sudah memiliki akses listrik dan di tahun 2024 ini akan ada sekitar 50 desa yang akan dilakukan pemasangan instalasi listrik” ungkapnya.

Politikus PKB ini juga menekankan pentingnya kerja sama antara PLN, pemerintah daerah, dan pihak terkait untuk mempercepat proses elektrifikasi.

Pasalnya, menurut dia, salah satu hambatan utama yang dihadapi adalah ketersediaan infrastruktur listrik, seperti tiang listrik, yang kerap menjadi kendala dalam distribusi ke daerah terpencil.

“PLN dan pemerintah daerah harus bersinergi lebih baik. Masalah infrastruktur, terutama tiang listrik yang menjadi penghalang, harus segera diselesaikan,” sambung pria yang akrab disapa Udin itu.

Menurutnya, listrik bukan hanya soal penerangan, tetapi juga berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa, termasuk dalam sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Diakhir wawancara ia berkomitmen untuk terus memperjuangkan akses listrik bagi desa-desa yang belum terjangkau, agar mereka mendapatkan hak yang sama dalam pembangunan.

“Kami akan terus mengupayakan agar tidak ada lagi desa yang tertinggal dalam hal listrik. Ini bukan hanya tentang infrastruktur, tetapi juga tentang kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA