Dispora Kaltim Inisiasi Edukasi Bahaya Narkoba dan Radikalisme

waktu baca 2 menit
Minggu, 3 Nov 2024 09:14 0 105 Redaksi

Analis Kebijakan Ahli Muda Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim, Hasbar Mara. (Ist)

Noisenews.co, Samarinda – Maraknya penggunaan Narkotika dan Radikalisme khususnya dilakukan pemuda, membuat Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) untuk mengintensifkan program sosialisasi di berbagai daerah. Kegiatan yang mencakup edukasi dan penguatan nasionalisme ini telah dilaksanakan di beberapa daerah, termasuk Samarinda, Paser, Penajam Paser Utara (PPU), dan Balikpapan.

Analis Kebijakan Ahli Muda Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim, Hasbar Mara, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan membekali pemuda usia 16-30 tahun dengan pemahaman mendalam tentang risiko narkoba dan radikalisme, sekaligus memperkokoh semangat persatuan.

“Dengan turun langsung ke masyarakat, kami ingin pemuda memahami bahaya narkoba serta pentingnya mempertahankan keutuhan bangsa dari radikalisme. Sosialisasi ini menyasar usia produktif, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Kepemudaan,” ujarnya, Kamis (31/10/2024).

Program ini melibatkan narasumber dari berbagai lembaga, seperti Badan Narkotika Nasional (BNN) yang menjelaskan efek destruktif narkotika, serta Detasemen Khusus (Densus) 88 yang memberikan wawasan tentang bahaya radikalisme dan metode pencegahannya.

Dispora Kaltim juga mengundang perwakilan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Kementerian Hukum dan HAM untuk menguraikan aspek hukum terkait.
Hasbar berharap para peserta sosialisasi dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing, menyebarkan edukasi yang didapat kepada rekan dan masyarakat sekitar.

“Kami tidak dapat menjangkau seluruh pemuda secara langsung, tetapi peran peserta sebagai pionir sangat penting untuk menyebarkan pesan ini,” imbuhnya.

Pada tahun 2025, Dispora Kaltim berencana memperluas jangkauan program sosialisasi ke daerah-daerah lain dengan materi yang disesuaikan berdasarkan kondisi sosial di masing-masing wilayah.

“Kegiatan tahun depan akan difokuskan pada daerah lain di Kaltim, dengan topik yang relevan sesuai kebutuhan masyarakat setempat,” tandasnya. (Rad/ADV/Dispora Kaltim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA