Damayanti Optimis Angka Stunting di Kaltim  Dapat di Minimalisir

waktu baca 2 menit
Selasa, 24 Jun 2025 13:00 0 60 Redaksi

Anggota DPRD Kaltim, Damayanti Masrokan. (Rad/Noisenews.co)

Noisenews.co, Samarinda – Saat ini khususnya di Kalimantan Timur (Kaltim), kasus stunting masih menjadi perhatian serius. Angka stunting di Kaltim perlu ditekan lebih jauh. Hal ini menarik perhatian anggota DPRD Kaltim, Damayanti Masrokan. 

Damayanti menegaskan upaya penanganan stunting harus dilakukan secara menyeluruh. Tidak hanya melalui intervensi gizi, tetapi juga dengan peningkatan kesadaran masyarakat dan penguatan layanan kesehatan dasar.

Ia menyebut peran aktif masyarakat, terutama orang tua, sangat krusial dalam mencegah stunting.

Selain itu Damayanti juga  menyoroti pentingnya membawa anak ke posyandu secara rutin, guna memastikan pemantauan pertumbuhan dan mendapatkan intervensi dini jika ditemukan indikasi stunting.

“Kami terus mendorong agar masyarakat lebih sadar akan pentingnya pemeriksaan rutin di posyandu. Ini bukan hanya soal pemberian makanan tambahan, tetapi juga pemantauan kesehatan anak secara berkala agar tumbuh kembangnya optimal,” ujar Damayanti.

Sebagai komitmen menjadi perwakilan masyarakat, ia memberikan dukungan kebijakan dari DPRD Kaltim akan terus diperkuat, termasuk dalam pengalokasian anggaran untuk program kesehatan ibu dan anak.

“Kami ingin memastikan setiap anak di Kaltim mendapatkan haknya untuk tumbuh sehat dan kuat. DPRD Kaltim akan terus mengawal kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam penanganan stunting,” tutupnya.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat, diharapkan Kaltim dapat mencapai target penurunan stunting hingga 14 persen di 2025. (Rad/ADV/DPRD Kaltim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA