Damayanti Soroti Kasus Dugaan Kekerasan Pada Anak di Panti Asuhan Samarinda

waktu baca 2 menit
Minggu, 22 Jun 2025 13:22 0 95 Redaksi

Anggota DPRD Kaltim, Damayanti Masrokan. (Rad/Noisenews.co)

Noisenews.co, Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) menyoroti kasus dugaan kekerasan dan penelantaran anak di salah satu yayasan panti asuhan Samarinda.  Diketahui seorang anak berinisial NJ (4 tahun) mengalami kondisi yang cukup memprihatinkan. Terdapat benjolan besar di dahi, hingga luka-luka pada tubuhnya. Saat ini, NJ dirawat oleh wali korban yaitu Reni Lestari.

Untuk sementara, kasus dugaan kekerasan terhadap NJ, masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian. Selain itu, wali korban juga menunggu hasil visum NJ dari rumah sakit, untuk membuktikan benar tidaknya kasus dugaan kekerasan yang terjadi.

Melihat kejadian tersebut, Damayanti mengaku prihatin terhadap kejadian itu. Seharusnya, sebuah lembaga yang disebut sebagai panti asuhan merupakan tempat yang aman dan melindungi anak-anak. 

“Kita semua perlu mencatat bahwa perlindungan terhadap anak bukan hanya menjadi tanggung jawab lembaga, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama, termasuk masyarakat dan lingkungan sekitar. Jika terjadi sesuatu, bisa segera diketahui dan ditindaklanjut,” kata Damayanti.

Menurutnya, kasus dugaan kekerasan ini harus dikawal bersama. Damayanti ingin kasus ini menjadi pelajaran untuk semua pihak, khususnya yayasan panti asuhan lainnya agar memberikan hak-hak perlindungan bagi anak dengan baik.

Apabila memang terbukti bersalah, ia mendorong agar pelaku bisa diberikan sanksi serta tanggung jawab dari yayasan panti asuhan Samarinda terkait kasus ini.

“Jika terbukti, harus diberikan sanksi yang tegas. Saya berharap pihak berwajib dapat segera menindaklanjuti dan menyelesaikan proses penyelidikan ini dengan cepat. Harapan saya, kejadian seperti ini tidak akan terulang kembali,”pungkasnya. (Rad/ADV/DPRD Kaltim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA