DPRD Samarinda Dorong Kenaikan Insentif Kader Posyandu, Apresiasi Garda Terdepan Kesehatan

waktu baca 3 menit
Kamis, 18 Jun 2026 05:21 0 92 Redaksi

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Harminsyah.

Noisenews.co, Samarinda – DPRD Kota Samarinda mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk meningkatkan kesejahteraan kader posyandu yang selama ini menjadi bagian penting dalam pelayanan kesehatan masyarakat hingga tingkat lingkungan. 

Selain menjalankan berbagai program kesehatan dasar, kader posyandu juga berperan dalam mendeteksi dini potensi penyebaran penyakit di tengah masyarakat.

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Harminsyah, mengatakan kader posyandu memiliki posisi yang sangat strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Kondisi tersebut membuat mereka menjadi pihak yang paling cepat mengetahui berbagai persoalan kesehatan yang muncul di lingkungan warga.

“Karena selalu berinteraksi dengan masyarakat, kader posyandu sering menjadi pihak pertama yang mengetahui adanya gejala penyakit atau kondisi yang memerlukan perhatian. Mereka kemudian dapat segera menyampaikan informasi tersebut kepada instansi terkait,” ujarnya, Rabu (17/6/2026).

Harminsyah menilai keberadaan kader posyandu sangat penting dalam mendukung upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular. Selain membantu memantau kondisi kesehatan masyarakat, mereka juga berperan memberikan edukasi dan penyuluhan kepada warga terkait pola hidup sehat.

Menurutnya, upaya menekan angka penyebaran penyakit tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah. Diperlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat agar program kesehatan dapat berjalan lebih efektif.

Ia pun mendorong tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga lembaga swadaya masyarakat untuk turut mengambil peran dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan lingkungan.

“Keberhasilan pencegahan penyakit sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat. Semakin banyak pihak yang bergerak bersama, semakin besar peluang kita menekan penyebaran penyakit,” katanya.

Harminsyah menjelaskan bahwa pemerintah pusat sebenarnya telah mengatur berbagai ketentuan teknis terkait penanganan penyakit menular. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu memperkuat partisipasi masyarakat sebagai bagian dari implementasi kebijakan tersebut di lapangan.

Ia menegaskan bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah timbulnya penyakit sekaligus memutus rantai penyebarannya agar tidak semakin meluas.

“Kita harus menjalankan dua langkah sekaligus, yaitu mencegah penyakit muncul dan menghambat penyebarannya. Upaya itu membutuhkan dukungan semua pihak,” ujarnya.

Harminsyah juga mengungkapkan bahwa kader posyandu telah membantu pemerintah menjalankan berbagai program kesehatan selama bertahun-tahun. Namun demikian, masih banyak kader yang berharap adanya peningkatan kesejahteraan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka.

Menurutnya, Komisi IV DPRD Samarinda telah beberapa kali mengusulkan peningkatan insentif kader posyandu kepada organisasi perangkat daerah terkait. Namun, usulan tersebut masih terkendala keterbatasan kemampuan anggaran daerah.

“Kami terus mendorong pemerintah agar memberikan perhatian yang lebih besar kepada kader posyandu. Kendala utamanya memang masih berkaitan dengan kemampuan anggaran daerah,” ungkapnya.

Meski demikian, Harminsyah berharap pemerintah tetap berupaya mencari solusi agar kesejahteraan kader posyandu dapat meningkat. Ia menilai peningkatan insentif maupun bentuk penghargaan lainnya perlu dipertimbangkan sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi mereka dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

“Kontribusi kader posyandu sangat besar bagi pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itu, pemerintah perlu memberikan perhatian yang lebih baik sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka,” pungkasnya. (Rad/ADV/DPRD Samarinda)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA