Kutai Timur – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), David Rante, menanggapi keluhan masyarakat terkait parkir liar yang mengganggu kelancaran lalu lintas di kawasan Teluk Lingga. Menurut David, banyak kendaraan yang diparkir sembarangan, bahkan di gang-gang kecil, sehingga mempersempit ruang jalan bagi kendaraan yang melintas. “Termasuk dari Singa Gembara ini, banyaknya motor-motor yang parkir di gang-gang kecil. Jadi akses jalannya semakin sempit,” ujar David Rante saat ditemui awak media di Kantor DPRD Kutim, Kompleks Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta Utara, Rabu (20/11/2024).
David juga menyadari bahwa meskipun jalan-jalan di wilayah tersebut sudah ada, masih banyak perbaikan yang harus dilakukan, seperti memperbaiki parit dan memperlebar gang-gang yang sempit. “Kalau jalan memang tidak bisa kita pungkiri kan. Masih ada yang perlu kita benahi seperti parit dan jalan gang-gang yang masih perlu diperbaiki,” paparnya.
Selain itu, David menilai saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengubah pola pikir masyarakat. Menurutnya, dengan dorongan pemerintah untuk mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), ada kesempatan bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih tertata rapi dan mendukung perkembangan ekonomi lokal. “Mungkin saatnya sekarang mengubah pola pikir. Mengubah pola pikir dalam artian sekarang kan pemerintah daerah maupun pusat lagi menggenjot UMKM. Jadi kita bisa berkontribusi disitu,” tambahnya. David berharap ke depan ada solusi yang lebih baik untuk menata parkir dan meningkatkan kualitas infrastruktur di Kutim.(Adv)
![]()

Tidak ada komentar