Delegasi Indonesia Dilepas Direktur PENAIS untuk Ikuti MTHQA ke-65 di Malaysia

waktu baca 2 menit
Kamis, 31 Jul 2025 23:04 0 521 Redaksi

Pelepasan yang digelar di ruang kerja direktur PENAIS. (Rad/noisenews)

Noisenews.co, Jakarta – Dua peserta asal Indonesia resmi dilepas oleh Direktur Penerangan Agama Islam (PENAIS) Kementerian Agama RI, Zayadi, untuk mengikuti Majelis Tilawah dan Hafazan Al-Qur’an (MTHQA) Antarbangsa ke-65 di Kuala Lumpur, Malaysia. Acara pelepasan berlangsung pada Selasa, 30 Juli 2025, di ruang kerja Direktur PENAIS, Jakarta.

Dua delegasi yang akan mewakili Indonesia adalah Nur Rahmiyatin Adha dari Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, dan Azroi Hasibuan dari DKI Jakarta. Keduanya merupakan juara II MTQ Nasional XXX yang digelar di Samarinda pada tahun 2024, dan akan berlaga pada cabang Tilawah Dewasa, masing-masing di kelompok putra dan putri.

Ajang MTHQA ke-65 ini akan berlangsung sejak 29 Juli hingga 12 Agustus 2025. Seluruh akomodasi peserta, termasuk tiket pesawat pulang-pergi, penginapan, dan konsumsi selama kegiatan ditanggung oleh Kerajaan Malaysia. Sementara itu, biaya untuk pendamping ditanggung oleh negara pengirim.

Dalam sambutannya, Zayadi yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum LPTQ Nasional, mengingatkan pentingnya menjaga nama baik bangsa Indonesia. Ia juga menekankan pentingnya memahami perbedaan sistem MTQ di Malaysia dengan negara-negara lain, seperti Arab Saudi.

“Delegasi Indonesia harus mampu menyesuaikan diri dengan format MTQ di Malaysia, karena berbeda dengan format MTQ di Arab. Kepada official, saya harap terus belajar dan berlatih demi peningkatan kualitas tilawah di masa mendatang,” ujar Zayadi.

Hadir dalam acara pelepasan tersebut sejumlah tokoh dari LPTQ Kalimantan Timur, antara lain Ketua Harian LPTQ Kaltim Syirajuddin yang juga menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Provinsi Kaltim, serta Ketua II LPTQ Kaltim Dasmiah yang merupakan Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Kaltim. Turut hadir pula pelatih tilawah Hj. Sri Wahyuni yang juga menjabat sebagai Dewan Hakim Nasional.

Ketua III LPTQ Kaltim Jauhar Efendi menyampaikan bahwa Sri Wahyuni pernah meraih juara pertama tilawah tingkat nasional dan internasional. Ia kini juga aktif sebagai dosen Fakultas Ekonomi Universitas Mulawarman, Samarinda.

Baik Syirajuddin, Dasmiah, maupun Sri Wahyuni menyatakan optimisme tinggi atas peluang Rahmi untuk meraih prestasi terbaik. Mereka pun mengajak masyarakat Indonesia, khususnya Kaltim, untuk mendoakan kesuksesan delegasi Indonesia di ajang internasional tersebut.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA