KUTAI TIMUR – Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur, Mulyana, menegaskan pentingnya pelaksanaan program unggulan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) yang telah dipaparkan kepada dewan. Menurutnya, program tersebut harus dijalankan dengan baik untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Tadi ada beberapa poin yang disampaikan kepala dinas terkait program unggulan Disdikbud. Intinya, kami Komisi D meminta agar program yang dipaparkan itu betul-betul bisa dilaksanakan,” ujar Mulyana.
Saat ini, Komisi D belum mendapatkan masukan spesifik dari masyarakat terkait program-program pendidikan, karena reses untuk menghimpun aspirasi masyarakat baru akan dilakukan bulan ini.
“Kalau untuk saat ini belum ada, kami kan resesnya juga belum, Insya Allah bulan ini. Dan segera kita kumpulkan aspirasi masyarakat,” tambahnya.
Mulyana optimis bahwa aspirasi masyarakat nantinya akan memberikan masukan berharga untuk menyempurnakan program-program yang telah direncanakan.
“Pastilah ada aspirasi masyarakat, tapi untuk detailnya nanti lah pada saat reses,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa beberapa program yang direncanakan akan direalisasikan dalam dua tahap, yaitu melalui anggaran murni dan anggaran perubahan 2024.
“Insya Allah program kita ini, sebagian akan kita kerjakan di anggaran murni, sebagian akan kita tuntaskan di anggaran perubahan 2024,” jelasnya.
Mulyana menyebut bahwa penganggaran untuk perubahan baru mulai bergerak sejak 16 Oktober lalu, sehingga saat ini prosesnya masih berlangsung. Ia berharap program pendidikan yang dirancang dapat segera berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Komisi D DPRD Kutim berkomitmen untuk terus mengawal program-program pendidikan agar memberikan dampak positif bagi masyarakat dan memastikan pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah Kutai Timur.(Adv)
![]()

Tidak ada komentar