Tolak Paham Radikalis dan Intoleran, Sulasih Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan

waktu baca 2 menit
Minggu, 17 Nov 2024 20:00 0 517 Redaksi

Anggota DPRD Kaltim, Sulasih saat selesai menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, pada Minggu (17/11/24). (Rad/Noisenews)

Noisenews.co, Samarinda – Sulasih anggota DPRD Kalimantan Timur (DPRD Kaltim) menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Sosbang). Sosbang kali ini digelar di Jalan Yos Sudarso 3 RT 2, Tekuk Lingga , pada Minggu (17/11/24).

Dalam giat Sosbang kali ini menghadirkan narasumber Ramdanil Mubarok dan Sobirin Bagus.

Politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini dalam sambutannya mengatakan petingnya penyebarluasan wawasan kebangsaan untuk generasi muda terutama anak-anak yang masih sekolah.

“Saya sebagai Anggota DPRD ini wajib memberikan sosialisasi ini. Karena beberapa, faktor salah satunya hasil temuan LIPI hn 2016, ada 25% siswa mengatakan pancasila tidak relevan lagi sebagai dasar Negara Indonesia” ujar Sulasih.

Dilanjut sulasih juga mengatakan berdasarkan temuan LIPI pada tahun 2016
84 % siswa setuju penerapan syariat Islam,
52.3 % siswa setuju dengan kekerasan Agama, dan 14.2% siswa mendukung aksi pengeboman.

Hal ini tentunya menjadi kekhawatiran untuk generasi muda terutama anak-anak sekolah.

Jadi apabila wawasan kebangsaan tidak disosialisasikan sejak dini dan berkelanjutan tidak mustahil Generasi kita akan terpapar paham2 radikalis dan intoleran.

Sulasih juga menjelaskan tujuan digelarnya Sosbang sebagai upaya pihaknya memaksimalkan semangat patriotik kepada anak bangsa. Selain itu kembali menguatkan pemahaman nilai-nilai 4 pilar kebangsaan.

“Kembali memberikan pemahaman kita atas 4 pilar kebangsaan dan nilai – nilai yang terkandung didalamnya,” kunci Sulasih. (Rad/ADV/DPRD Kaltim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA