Agusriasnyah Tanggapi 2 Proyek MYC Yang Gagal

waktu baca 2 menit
Minggu, 12 Mei 2024 19:43 0 115 Redaksi

Sangatta – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Agusriansyah Ridwan menanggapi terkait dua proyek tahun jamak di Kutai Timur (Kutim) senilai Rp.65 miliar yang diprediksi gagal.

Keduanya yaitu pembangunan pasar modern dan Masjid At-taubah di Sangatta Selatan yang jaraknya tidak berjauhan.

Dalam kesempatan itu ia mengatakan bahwa program MYC tersebut tidak bisa dikategorikan sebagai gagal, melainkan belum berjalan karena beberapa pertimbangan teknis yang detail.

“Oh itu bukan gagal, tapi mungkin ada pertimbangan teknis yang harus betul – betul detail karena bicara pembangunan kan ada implikasi persoalan hukum. Ada hal – hal yang harus dipenuhi dalam prosesnya, nah itu yang mungkin perlu ditanyakan di Dinas teknis Dinas terkait. Saya rasa itu tidak bisa dikategorikan gagal, mungkin belum berjalan dikarenakan faktor lain dan perlu di klarifikasi terhadap Dinas terkait,” jelasnya.

Diketahui bahwa Proyek Pasar Modern di eks.Lapangan Garuda Sangatta Selatan, serta pembangunan Masjid At-Taubah yang mulanya menjadi prioritas diawal tahun 2023, diketahui belum ada progress setahun terakhir.

Agusriansyah juga menambahkan bahwa pihaknya belum mendapatkan laporan secara teknis mengenai program MYC tersebut.

“Kita belum mendapatkan laporan soal teknisnya, tapi informasi yang kita dengar memang persoalan lokasi ada yang menginginkan tetap di tempat itu dan ada yang menginginkan agar supaya terjadi perpindahan, itu kan dinamika di lapangan dan tentunya Dinas teknis yang lebih memahami kira – kira mana yang tepat untuk itu,” ungkapnya.

“Yang pasti kebutuhan masyarakat terhadap 2 fasilitas itu tidak boleh jika tidak terwujud,” lanjutnya.

Loading

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA