Anggota DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar.
Noisenews.co, Samarinda – Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengajak seluruh kepala daerah di Kalimantan Timur (Kaltim) bersama para wakil rakyat di tingkat nasional untuk memperkuat sinergi dalam memperjuangkan peningkatan dana bagi hasil dan royalti sektor pertambangan.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar masyarakat di daerah penghasil dapat merasakan manfaat yang lebih besar dari kekayaan sumber daya alam yang selama ini berkontribusi besar terhadap pendapatan negara.
Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, menuturkan bahwa Kalimantan Timur merupakan salah satu daerah dengan kontribusi terbesar terhadap penerimaan negara melalui sektor pertambangan, terutama komoditas batu bara. Namun demikian, manfaat yang diterima daerah dinilai masih belum sebanding dengan kontribusi yang diberikan.
“Pemerintah provinsi saat ini sedang memperjuangkan kenaikan nilai royalti. Ini menjadi hal yang penting karena kontribusi Kalimantan Timur terhadap penerimaan negara sangat besar,” ujarnya.
Menurut Deni, produksi batu bara dari Kalimantan Timur mencapai ratusan juta ton setiap tahunnya dan menjadi salah satu penopang utama penerimaan negara. Oleh sebab itu, daerah penghasil dinilai berhak memperoleh pembagian manfaat yang lebih proporsional dari pemanfaatan sumber daya alam tersebut.
“Kalau melihat kontribusi yang diberikan daerah, tentu kita berharap ada peningkatan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat Kalimantan Timur,” katanya.
Ia berpandangan bahwa peningkatan dana bagi hasil dan royalti pertambangan dapat menjadi instrumen penting bagi pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, memperbaiki kualitas layanan publik, serta menangani berbagai dampak lingkungan yang muncul akibat aktivitas pertambangan.
Deni juga mengajak seluruh kepala daerah di Kalimantan Timur, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, bersama anggota legislatif yang duduk di parlemen pusat untuk memperjuangkan kepentingan daerah secara kolektif dan berkelanjutan.
“Kita berharap pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta wakil rakyat di pusat dapat bersinergi memperjuangkan hak masyarakat Kalimantan Timur agar memperoleh manfaat yang lebih besar dari kekayaan alam yang dihasilkan daerah,” pungkasnya. (Rad/ADV/DPRD Samarinda)

Tidak ada komentar