Anggota DPRD Kaltim, Abdurahman KA saat melaksanakan Sosialisasi Penguatan Demokrasi Daerah pada Minggu (21/12/2025). (Rad/Noisenews.co)
Noisenews.co, Paser – Selain sosialisasi Peraturan Daerah (Perda), Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) juga gencar melakukan sosialisasi Penguatan Demokrasi Daerah (PDD), salah satu nya yang dilakukan oleh Abdurrahman KA, S.M . Sosialisasi kali ini membawakan tema Hak dan Kewajiban Pasar dan Dunia Usaha yang digelar di Jl. RA. Kartini RT. 09, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser pada Minggu (21/12/2025).
Dalam sambutannya Abdurahman KA menjelaskan bahwa pasar adalah tempat di mana produsen atau yang membuat barang dan jasa, bertemu dengan konsumen atau yang membeli barang atau jasa untuk melakukan transaksi jual beli.
Pasar juga terdiri dari beberapa macam, seperti pasar tradisional yakni tempat jual beli secara langsung, pasar modern yakni supermarket, mall dan toko online, selain itu ada pasar virtual khusus jual beli barang dan jasa.
“Dunia usaha itu adalah segala aktivitas yang berkaitan dengan produksi, distribusi, dan pertukaran barang atau jasa, yang tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan keuntungan,” ungkapnya.
Selain itu Abdurahman juga mengungkapkan tantangan dunia usaha seperti persaingan, perubahan teknologi, perubahan ekonomi, persaingan yang ketat maupun fluktuasi ekonomi.
“ Bagaimana hubungan pasar dan dunia usaha? Usaha sangat bergantung pada pasar, produsen perlu memahami pasar untuk mengenal konsumen, mengetahui harga, memilih lokasi dan memilih strategi pasar”, imbuhnya.
Dunia usaha senantiasa beradaptasi dengan pasar dan perusahaan yang sukses adalah yang mampu memahami kebutuhan konsumen, melalui riset pasar, perusahaan dapat mengetahui apa yang diinginkan oleh konsumen serta penciptakan produk atau jasa yang inovatif, Produk atau jasa yang unik dan berkualitas dapat memberikan keunggulan kompetitif.
Ia juga meminta agar masyarakat khususnya kenali pasar, lakukan riset pasar secara mendalam dan melakukan Inovasi dan selalu cari cara untuk membuat produk atau jasa yang berbeda.
“Pelayanan pelanggan berarti memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan serta manajemen keuangan yang artinya harus bisa kelola keuangan bisnis dengan baik,” ucapnya
Dikunci Abdurahman mengatakan jika perusahaan yang mampu memahami dinamika pasar dan beradaptasi dengan perubahan akan memiliki peluang yang lebih besar untuk sukses.
Untuk diketahui kegiatan ini juga di hadiri Kurniawan selaku kadisporapar dan Deddy Darmawan selaku narasumber dan Alvin Zakaria selaku moderator. (Rad/ADV/DPRD Kaltim)

Tidak ada komentar