Dukung UMKM, DPRD Samarinda Dorong Regulasi Ekonomi Kreatif

waktu baca 2 menit
Jumat, 22 Mei 2026 04:53 0 21 Redaksi

Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah. (Rad/Noisenews.co)

Noisenews.co, Samarinda– Pertumbuhan pelaku usaha mikro serta sektor ekonomi kreatif di Kota Samarinda dinilai memiliki prospek yang sangat menjanjikan dalam mendorong laju perekonomian daerah.Melihat besarnya potensi tersebut, Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, mendorong percepatan penyusunan regulasi baru yang dapat menjadi dasar pengelolaan sektor ekonomi kreatif sekaligus mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurutnya sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menunjukkan perkembangan yang positif dan terus memberikan kontribusi terhadap perekonomian Kota Samarinda.“UMKM di Samarinda memiliki peluang besar untuk berkembang dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi maupun peningkatan pendapatan daerah,” ungkap Helmi, Jumat (22/5/2026).

Lebih jauh, Helmi menyampaikan bahwa rancangan peraturan daerah yang saat ini sedang didorong oleh DPRD diharapkan mampu menjadi pijakan dalam menata sektor ekonomi kreatif agar lebih terstruktur dan profesional.Ia menilai keberadaan regulasi sangat diperlukan guna memastikan para pelaku usaha memperoleh dukungan kebijakan yang jelas, baik dalam aspek pengembangan usaha maupun kemudahan mengakses berbagai program pemerintah.

“Melalui perda ini, pengelolaan sektor ekonomi kreatif diharapkan bisa berjalan lebih terarah sehingga pelaku usaha memiliki kepastian dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya,” ucap Helmi.Dalam pembahasan pada rapat paripurna, Helmi juga memaparkan sejumlah strategi yang dinilai penting untuk memperkuat sektor ekonomi kreatif. Strategi tersebut meliputi pemetaan potensi usaha, pemberian dukungan permodalan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penyediaan ruang kreatif bagi para pelaku UMKM.

Upaya tersebut dianggap penting sebagai bagian dari strategi diversifikasi ekonomi Kota Samarinda agar tidak hanya bergantung pada sektor sumber daya alam.Adapun sektor ekonomi kreatif yang menjadi fokus perhatian mencakup berbagai subsektor, antara lain kuliner, fesyen, kriya, seni pertunjukan, film, animasi, aplikasi, hingga gim digital.“Ketika pelaku usaha berkembang, aktivitas ekonomi akan meningkat dan pada akhirnya memberikan dampak positif terhadap pendapatan daerah,” jelas Helmi.Selain berpotensi mendongkrak PAD, penguatan sektor UMKM dan ekonomi kreatif juga diyakini dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru serta berkontribusi dalam menekan tingkat pengangguran di Kota Samarinda. (Rad/ADV/DPRD Samarinda)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA