Dispora Kaltim Berharap Taekwondo Jadi Salah Satu Lumbung Atlet 

waktu baca 2 menit
Jumat, 18 Jul 2025 02:45 0 71 Redaksi

Akademi taekwondo Dispora Kaltim. (Ist)

Noisenews.co, Samarinda – Untuk menguatkan fondasi olahraga taekwondo di Kalimantan Timur (Kaltim), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim terus melakukan strategi pembinaan berjenjang yang menyasar atlet usia dini hingga remaja. Akademi Taekwondo Dispora Kaltim mengambil langkah progresif dengan menjalin kemitraan bersama sejumlah klub taekwondo lokal sebagai bagian dari sistem pembinaan terpadu.

Pelatih senior sekaligus pembina utama akademi, Junaidi Alfred Blegur Sabeum, menegaskan bahwa keterlibatan klub dalam ekosistem pembinaan adalah kunci untuk membangun jalur prestasi yang berkelanjutan. Ia menegaskan dirinya masih aktif membina langsung dan menyusun program pengembangan atlet.

“Saya masih aktif sebagai pembina di Akademi Taekwondo Dispora Kaltim. Fokus kami adalah menciptakan sistem yang terkoordinasi dan efisien melalui kolaborasi dengan klub-klub lokal,” ujar Junaidi.

Empat klub utama telah menjalin kemitraan aktif dengan akademi, yakni Bintang Muda Taekwondo Club (BMTC), Pekanbaru Madani Taekwondo Club (PMTC), PETRA, dan Garuda Muda Prima (GMP). Masing-masing klub mengirimkan sekitar 10 atlet untuk bergabung dalam pelatihan yang dikoordinasikan oleh akademi.

Kerja sama ini tidak menghapus peran klub, melainkan memperkuatnya. Akademi berperan sebagai pusat koordinasi pelatihan dan standarisasi metode, sementara klub tetap menjalankan pelatihan internal. Sinergi ini mencerminkan pendekatan modern dalam pengembangan olahraga, yakni jalur pembinaan terintegrasi (integrated development pathway) yang memungkinkan atlet berkembang secara bertahap dan berkesinambungan.

Junaidi menambahkan, bahwa sistem ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi sejak dini, lalu mengarahkan mereka ke jalur pengembangan yang sesuai berdasarkan usia, kemampuan, dan kesiapan mental. Dengan koordinasi lintas lembaga, pembinaan menjadi lebih efisien dan inklusif.

“Melalui sinergi ini, kami ingin membangun struktur pembinaan yang kuat, bukan hanya fokus pada hasil jangka pendek, tapi menciptakan generasi atlet yang siap bersaing dalam jangka panjang,” ungkapnya.

Langkah ini merupakan bagian dari visi besar Akademi Taekwondo Dispora Kaltim untuk menjadikan Kaltim sebagai lumbung atlet taekwondo berprestasi. Bukan hanya soal medali, akademi ingin membentuk sistem pembinaan akar rumput yang bisa menopang prestasi daerah di level nasional dan internasional. Dengan kemitraan strategis bersama klub-klub lokal, harapan membangun masa depan olahraga taekwondo di Kalimantan Timur kian terbuka lebar. (Rad/ADV/Dispora Kaltim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA