Cahaya dan Sinyal Kehidupan Kian Merata di Bengalon, Sisa Satu RT Siap Dialiri Listrik

waktu baca 2 menit
Sabtu, 22 Nov 2025 02:58 0 47 Redaksi

Kutai Timur – Dari pesisir Sekerat hingga perbukitan Muara Bengalon, kini malam-malam tak lagi gelap seperti dulu. Lampu-lampu rumah mulai berpendar di hampir setiap penjuru desa, menandai kemajuan yang perlahan tapi pasti.

Bengalon kini tak hanya dikenal dengan lautnya yang indah, tetapi juga dengan sinar listrik dan jaringan komunikasi yang makin menjangkau warganya hingga ke pelosok.

Plt Camat Bengalon, Permana Lestari, menyampaikan bahwa pemerataan listrik di seluruh desa menjadi salah satu capaian penting dalam pembangunan infrastruktur wilayah.

Hampir seluruh kawasan di Bengalon kini telah menikmati penerangan, hanya menyisakan beberapa titik kecil yang segera diselesaikan dalam waktu dekat.

“Listrik di Bengalon hampir merata di seluruh desa. Sejak 2023 hingga 2025, hanya beberapa RT yang belum teraliri,” ujar Permana.

Ia menjelaskan, di Desa Sekerat misalnya, dari seluruh wilayah yang sebelumnya belum mendapat pasokan listrik, kini tinggal satu RT yang masih dalam tahap penyaluran.

Pemerintah terus berkoordinasi agar proses penyambungan segera tuntas dan seluruh warga dapat menikmati penerangan tanpa terkecuali.

“Seperti di Desa Sekerat, tinggal satu RT yang belum teraliri,” tambahnya.

Selain kelistrikan, perkembangan sektor telekomunikasi di Bengalon juga menunjukkan kemajuan pesat.

Sebagian besar wilayah telah terjangkau sinyal telepon dan internet yang stabil, memudahkan aktivitas masyarakat, termasuk dalam sektor pendidikan, bisnis, dan layanan publik.

“Sinyal telekomunikasi sebagian besar sudah baik meskipun masih ada beberapa titik yang belum stabil,” jelasnya.

Permana menegaskan, akses terhadap listrik dan telekomunikasi adalah fondasi bagi kemajuan masyarakat modern.

Dengan dua hal ini, peluang ekonomi terbuka lebih luas, komunikasi antarwilayah semakin lancar, dan pelayanan pemerintah bisa lebih cepat menjangkau warga.

Kini, ketika malam tiba, cahaya dari rumah-rumah di Bengalon berpadu dengan sinyal digital yang mengalir di udara, menciptakan wajah baru kecamatan yang hidup dan terhubung.

Di antara terang lampu dan getaran sinyal, Bengalon membuktikan satu hal bahwa kemajuan bukan sekadar impian, tetapi kenyataan yang kini mulai dirasakan setiap warganya. (SH/ADV).

Loading

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA