Kutai Timur – Di tengah perbukitan hijau dan jalan-jalan berliku menuju pedalaman, sinyal internet kini mulai menembus langit Karangan.
Di tempat yang dulu hanya bergantung pada kabar lewat radio dan pesan berantai, kini masyarakat bisa terhubung dengan dunia melalui layar kecil di genggaman. Sebuah kemajuan yang pelan tapi pasti mengubah wajah kehidupan di pedalaman Kutai Timur.
Kehadiran internet membawa napas baru bagi masyarakat Karangan. Anak-anak bisa belajar daring, aparat desa bisa bekerja lebih efisien, dan pelaku usaha kecil mulai mengenal cara berjualan secara digital.
Meski belum sempurna, kemajuan ini menjadi bukti bahwa teknologi mulai merangkul wilayah yang dulu dianggap jauh dari pusat perkembangan.
Camat Karangan, Madnuh, menyampaikan bahwa kondisi jaringan internet di wilayahnya sudah cukup baik, meski masih terdapat beberapa titik yang belum sepenuhnya terjangkau. Ia mengakui, medan geografis yang berbukit dan jarak antarwilayah menjadi tantangan utama dalam pemerataan sinyal.
“Sinyal internet di Karangan cukup baik, meski masih terdapat beberapa titik blank spot di sepanjang perjalanan,” ujar Madnuh.
Ia menambahkan, program internet desa gratis dari pemerintah provinsi juga sudah berjalan di beberapa titik strategis, membantu sekolah, kantor desa, dan fasilitas publik agar tetap terhubung dengan jaringan komunikasi. Langkah ini dinilai sangat membantu pemerataan akses informasi di wilayah pedalaman.
“Program internet desa gratis dari provinsi juga sudah berjalan di beberapa titik,” jelasnya.
Menurut Madnuh, meskipun masih ada blank spot di beberapa lokasi, kondisi saat ini sudah jauh lebih baik dibandingkan beberapa tahun lalu. Ia berharap ke depan, jaringan internet bisa diperluas hingga ke seluruh desa agar manfaat digitalisasi dapat dirasakan merata oleh masyarakat.
Bagi Karangan, setiap sinyal yang muncul di layar ponsel bukan sekadar koneksi, melainkan jembatan menuju kemajuan.
Dari pedalaman Kalimantan Timur, Karangan kini perlahan menulis kisah barunya, yaitu kisah tentang keterhubungan, pengetahuan, dan masa depan yang semakin dekat berkat cahaya kecil bernama internet. (SH/ADV).
![]()

Tidak ada komentar