Diskominfo Kaltim Hadirkan “Jendela Informasi” di Kaltim Expo 2025

waktu baca 2 menit
Rabu, 27 Agu 2025 03:18 0 59 Redaksi

Stan “Jendela Informasi” Diskominfo Kaltim di Kaltim Expo 2025 memperkenalkan layanan digital seperti SAKTI Gemas dan sistem SENADA untuk mendukung pelayanan publik yang modern dan efisien.(ist/foto)

Noisenews.co, Samarinda – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalimantan Timur ikut serta memeriahkan Kaltim Expo 2025 dengan menghadirkan stan bertema “Jendela Informasi” yang resmi dibuka pada Selasa, 27 Agustus 2025. Kegiatan ini berlangsung di Convention Hall GOR Kadrie Oening Samarinda dan akan berakhir pada 30 Agustus mendatang.

Ajang tahunan ini menjadi sarana strategis bagi pemerintah daerah untuk menyosialisasikan berbagai program kepada masyarakat secara langsung. Diskominfo Kaltim memanfaatkan momen ini untuk menampilkan inovasi layanan digital sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang modern dan terbuka.

Stan Diskominfo menyajikan informasi mengenai program digital seperti GratisPol dan JosPol, yang dirancang untuk mempermudah dan memeratakan akses pelayanan publik di seluruh Kalimantan Timur. Program ini juga mendukung visi-misi Gubernur H. Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji, yaitu “Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas.”

“Kami ingin menunjukkan bahwa teknologi bisa menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Lewat berbagai inovasi digital ini, masyarakat dapat menikmati pelayanan publik dengan lebih cepat dan efisien,” ujar Irene.

Pengunjung stan dapat mencoba langsung aplikasi SAKTI Gemas, sebuah platform layanan digital satu pintu. Selain itu, informasi terintegrasi dari berbagai instansi dapat diakses melalui Portal Kaltim, yang juga diperkenalkan dalam pameran ini.

Teknologi data juga menjadi perhatian, dengan kehadiran sistem SENADA (Sentral Analitik Data), yang membantu pemerintah mengambil keputusan berbasis analisis data terintegrasi.

“Kami tidak hanya menampilkan teknologi, tetapi juga mengajak masyarakat untuk menjadi bagian dari perubahan. Melalui stan ini, kami ingin membuka ruang dialog, mendengar masukan, dan meningkatkan literasi digital masyarakat,” tambah Irene.

Sebagai pelengkap, masyarakat diperkenalkan dengan kanal pengaduan resmi SP4N-LAPOR!, yang memungkinkan warga menyampaikan aspirasi dan keluhan secara cepat dan transparan.(Cep/ADV/DISKOMINFOKALTIM). (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA