Mulai Jadi Pertanyaan, DPRD Samarinda Pertegas Rencana Sekolah Rakyat 

waktu baca 2 menit
Kamis, 3 Jul 2025 13:04 0 66 Redaksi

Anggota DPRD Samarinda Mohammad Novan Syahronie Pasie. (Ist)

Noisenews.co, Samarinda – Masyarakat mulai mempertanyakan rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Samarinda. Di tengah geliat pembangunan dan janji pemerataan pendidikan, program ini juga menjadi tantangan bagi pemerintah untuk mewujudkan pendidikan yang tepat sasaran.

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronie Pasie, menegaskan bahwa pengawasan dari awal mutlak diperlukan. Menurutnya, program yang digagas Kementerian Sosial ini hanya akan efektif bila pelaksanaannya benar-benar menyasar anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, bukan sekadar memenuhi target administratif.

“Jangan sampai ini hanya jadi proyek simbolis. Yang dibutuhkan adalah kerja riil untuk memastikan anak-anak dari keluarga tidak mampu benar-benar mendapat akses pendidikan,” ujar Novan.

Ia mengingatkan bahwa program ini harus dijalankan dengan verifikasi yang kuat, bukan sekadar mengandalkan data dari atas meja. Karena itu, DPRD tidak hanya bersikap pasif menunggu laporan dari pihak eksekutif.

“Kami akan lakukan verifikasi langsung. Kalau hanya berdasarkan data tanpa turun ke lapangan, bisa saja ada yang lolos atau malah tidak tepat sasaran,” tegasnya.

Novan juga menyoroti pentingnya penentuan wilayah prioritas. Ia menyebut bahwa Pemkot Samarinda bersama dinas teknis sudah mulai menyusun kualifikasi penerima manfaat. Namun, proses ini menurutnya tak bisa hanya berjalan di ruang rapat.

“Penting bagi kami memastikan bahwa Sekolah Rakyat ini menyasar lokasi-lokasi yang benar-benar membutuhkan, bukan yang mudah dijangkau secara politik atau logistik semata,” ujarnya.

Dengan komitmen pengawasan yang diklaim akan berjalan ketat, DPRD berharap program ini tidak hanya menjadi respons terhadap arahan pusat, melainkan benar-benar hadir sebagai solusi bagi anak-anak yang selama ini tersisih dari sistem pendidikan.

“Program ini punya semangat yang bagus. Tapi kalau tidak dikawal dari awal, rawan salah arah. Karena itu, kami akan terus awasi dan pastikan semua sesuai jalurnya,” pungkas Novan. (Rad/ADV/DPRD Samarinda)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA