DPRD Kota Samarinda Ungkap Dukungan Pembangunan Chinatown

waktu baca 2 menit
Senin, 16 Jun 2025 11:58 0 70 Redaksi

Anggota DPRD Kota Samarinda, Muhammad Andriansyah (Rad/Noisenews.co)

Noisenews.co, Samarinda – DPRD Kota Samarinda mendukung program Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam pembangunan Chinatown sebagai kawasan pariwisata di Kota Tepian. Namun DPRD Samarinda menekankan perlu adanya konsep jelas sebelum realisasi pembangunannya.

“Selama konsepnya baik dan mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Samarinda kita akan suport. Yang penting konsep pembangunannya seperti apa,” tegas Aan beberapa waktu lalu.

Meski rencana tersebut dinilai searah dengan tujuan pemerintah dalam menumbuhkan potensi pariwisata Samarinda, legislator ini menegaskan hingga kini belum ada kejelasan mengenai gambaran yang jelas pembangunan Chinatown.

“Sejauh ini cuma digaungkan akan dibangun chinatown, tapi konsep yang ingin dilihatkan itu apa sih? Kalau gagasan yang ditawarkan memiliki dampak positif, kami akan mendukung,” ujarnya.

Ia menilai, pengembangan kawasan tematik seperti Chinatown perlu mengacu pada contoh yang sudah sukses di berbagai kota lain, di mana kawasan tersebut menjadi pusat budaya dan ekonomi komunitas Tionghoa, sekaligus magnet wisata yang menguntungkan secara ekonomi. 

“Jika kita melihat Chinatown di tempat lain, biasanya kawasan itu menjadi pusat berkumpulnya komunitas Tionghoa dengan budaya yang khas. Bisa saja ada tempat ngopi, restoran khas, atau kegiatan budaya lainnya. Jika memang kawasan itu memiliki karakter budaya Tionghoa yang kuat dan menarik untuk wisatawan, tentu itu bisa menjadi nilai jual,” jelasnya.

Diharapkan, proyek Chinatown dan pengembangan kawasan wisata lain tidak hanya menjadi simbol, melainkan betul-betul berkontribusi terhadap ekonomi kota. Dengan menurunnya ketergantungan pada sektor ekstraktif, pariwisata harus menjadi sektor unggulan baru. 

“Banyak hal yang harus kita andalkan ke depan. Mau tidak mau, sektor pariwisata harus menjadi salah satu andalan PAD kita, selain dari sektor lain seperti retribusi pajak,” pungkasnya. (Rad/ADV/DPRD Samarinda)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA