DPRD Samarinda Tanggapi Isu Pelecehan Seksual di Salah Satu Sekolah Samarinda

waktu baca 2 menit
Rabu, 18 Jun 2025 02:50 0 49 Redaksi

Anggota DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti. (Rad/Noisenews.co)

Noisenews.co, Samarinda – Anggota DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti angkat bicara terkait isu pelecehan seksual yang melibatkan oknum guru di salah satu sekolah di Kota Samarinda. Hingga saat ini, pihak sekolah belum melaporkan oknum guru yang melakukan aksi tak senonoh tersebut. Pelaku hanya diberikan skorsing tanpa ada sanksi penghentian kerja.

Puji mengatakan kasus pelecehan terhadap anak menjadi hal serius yang harus dituntaskan. Sehingga perlunya pengawasan ketat agar kejadian tersebut tidak berulang. Meskipun pengawasan terhadap perlindungan anak tidak bisa dilakukan secara menyeluruh, tapi harus ada keberanian dalam mengungkap kasus-kasus yang melibatkan anak. Mengingat Kota Samarinda salah satu kawasan pusat pemerintahan yang ada di Kalimantan Timur (Kaltim).

“Kita tidak bisa mengawasi semuanya, tapi bagaimana upaya kita dalam penyelesaian kasus. Menguak kasus aja itu sudah prestasi, dari pada disimpan begitu saja,” ujar Puji, Rabu (18/6/25).

Terutama pihak orang tua, harus bergerak untuk melaporkan oknum yang melecehkan anaknya di sekolah. Sebab, kejadian ini bisa memberikan dampak yang negatif bagi anak. Selain itu, lanjut Puji, peran masyarakat dalam penyelesaian kasus tersebut sangat dibutuhkan. Jika terjadi pelecehan yang dilakukan oknum maka warga sekitar pelu melapor kepada pihak berwajib.

“Masyarakat juga harus melaporkan kejadian ini. Supaya persoalan pelecehan ini segera ditangani,” tegasnya.

Ia berharap, peristiwa pelecehan anak di sekolah yang dilakukan oleh oknum guru bisa diinvestigasi secara mendalam. Sehingga pelaku bisa menerima sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku. (Rad/ADV/DPRD Samarinda)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA