Dispora Kaltim Paparkan Terkait Pemain Naturalisasi

waktu baca 2 menit
Selasa, 3 Des 2024 10:44 0 196 Redaksi

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Rasman Rading, memberikan pandangannya mengenai naturalisasi pemain sepak bola Indonesia.

Noisenews.co, Samarinda – Sempat menuai pro dan kontra, pemain naturalisasi menurutnya telah memberikan dampak positif bagi perkembangan sepak bola nasional.

“Melihat banyak atlet sepak bola yang berprestasi, ini tentunya sangat menginspirasi. Walaupun ada yang berasal dari program naturalisasi, hal tersebut tetap menjadi kebanggaan bagi kita semua, terutama melihat pencapaian Indonesia yang semakin diakui di level internasional,” ungkap Rasman.

Kehadiran pemain naturalisasi tidak menjadi solusi yang berkepanjangan.
Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara memanfaatkan pemain naturalisasi, dan membina bakat-bakat lokal, khususnya dari Kaltim.

“Tidak bisa dipungkiri, ini bagian dari dinamika sepak bola dunia. Tetapi, jangan sampai semuanya bergantung pada naturalisasi. Kita harus mulai fokus menciptakan prestasi dari bibit-bibit lokal, baik dari kampung-kampung, desa, maupun wilayah pesisir. Saya percaya potensi besar itu ada di sana,” tegasnya.  

Rasman juga mengapresiasi kemajuan persepakbolaan di Kalimantan Timur. Dengan lebih dari 300 Sekolah Sepak Bola (SSB) yang terdaftar di bawah naungan PSSI, Kaltim menunjukkan iklim olahraga yang sangat dinamis.

Untuk mengakomodasi pengembangan atlet lokal, Rasman mendorong PSSI dan Dispora kabupaten/kota untuk aktif menggelar turnamen. Menurutnya banyaknya kompetisi ini menjadi jembatan penting bagi talenta muda menunjukkan kemampuan mereka.  

“Saya mengimbau agar semakin banyak kejuaraan digelar di tingkat daerah. Banyak pemain muda berbakat yang hanya membutuhkan panggung untuk tampil dan berkembang. Sekarang ini sudah mulai ada pergerakan, tapi harus lebih ditingkatkan lagi,” tambahnya.  

Beberapa kejuaraan seperti Piala Gubernur Kaltim 2024, yang baru-baru ini digelar untuk kategori U-13 dan U-15, menjadi langkah penting untuk menemukan talenta muda yang dapat diandalkan. Selain itu, Dispora Kaltim terus berupaya meningkatkan kapasitas pelatih lokal melalui pelatihan-pelatihan khusus. (Rad/ADV/Dispora Kaltim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA