Ketua Komisi D DPRD Kutim Soroti Pembangunan Pendidikan dan Kesehatan yang Belum Optimal

waktu baca 2 menit
Selasa, 19 Nov 2024 16:09 0 148 Redaksi

Kutai Timur – Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim), Julfansyah, menyoroti lambatnya pembangunan di sektor pendidikan dan kesehatan di daerah tersebut. Meskipun anggaran untuk pembangunan sudah tersedia, beberapa proyek, terutama yang terkait dengan pembangunan fasilitas pendidikan, belum berjalan dengan baik. Julfansyah yang baru dua bulan menjabat sebagai anggota DPRD, menyatakan bahwa ada sejumlah sekolah yang bangunannya belum selesai, padahal anggarannya telah dialokasikan.

“Dari pengamatan saya, pembangunan di bidang pendidikan dan kesehatan belum berjalan dengan baik. Banyak bangunan sekolah yang belum jadi, padahal anggarannya ada. Contohnya di Kubalang, bangunannya belum selesai. Kita perlu telusuri apa penyebabnya,” ujar Julfansyah. Ia menambahkan, meskipun anggaran untuk pembangunan cukup besar, ada beberapa hal yang perlu dievaluasi untuk mengetahui mengapa proyek-proyek tersebut mengalami keterlambatan.

Selain itu, Julfansyah juga mencatat adanya perbedaan dalam pengelolaan anggaran saat ini dibandingkan dengan sebelumnya. “Sekarang bimtek banyak sekali, berbeda dengan dulu saat anggaran masih Rp2 triliun lebih. Mungkin karena sekarang APBD sudah Rp14 triliun lebih,” katanya. Menurutnya, dengan anggaran yang semakin besar, seharusnya kinerja pemerintah daerah juga harus meningkat, termasuk dalam menyelesaikan proyek-proyek yang sudah direncanakan.

Ia menekankan bahwa anggaran yang besar harus diimbangi dengan pelaksanaan yang optimal agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pembangunan di sektor pendidikan dan kesehatan, yang merupakan prioritas utama, harus segera diselesaikan agar warga Kutim dapat menikmati layanan yang lebih baik. Julfansyah berharap agar ke depan, pengawasan terhadap penggunaan anggaran lebih ketat dan semua proyek yang tertunda dapat segera diselesaikan.(Adv)

Loading

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA