Julfansyah: Rumah Sakit Baru di Kutim Masih Kekurangan Tenaga Medis

waktu baca 2 menit
Senin, 18 Nov 2024 03:56 0 115 Redaksi

KUTAI TIMUR – Ketua Komisi D DPRD Kutai Timur, Julfansyah, menyoroti permasalahan minimnya tenaga medis di salah satu rumah sakit baru di daerah tersebut. Menurutnya, fasilitas yang seharusnya menjadi pusat layanan kesehatan bagi beberapa kecamatan itu hanya dilayani oleh satu dokter, yang bahkan bukan dokter umum.

“Rumah sakit sebesar itu, hanya dilayani satu dokter. Dokternya bukan dokter umum. Ini bukan puskesmas,” ujar Julfansyah dengan nada prihatin.

Ia menekankan bahwa permasalahan ini menjadi perhatian utamanya sejak dilantik sebagai anggota DPRD. Terlebih, ia mengaku memiliki keterlibatan langsung dalam proses pembangunan rumah sakit tersebut.

“Ini jadi perhatian utama saya setelah jadi anggota DPRD Kutim. Karena saya mendukung pembangunan rumah sakit itu sejak awal. Bahkan saya yang memberi lahan itu untuk dibangun. Tapi sekarang, malah kekurangan tenaga perawat,” ungkapnya.

Setelah memanggil pihak terkait untuk membahas situasi tersebut, Julfansyah menegaskan bahwa dirinya masih menggali informasi lebih mendalam agar dapat menyampaikan solusi yang tepat.

“Setelah kami panggil, kami ketahui masalahnya baru saya jelaskan lagi, kondisinya. Karena saya ini orang baru, saya juga tidak mau terlalu banyak ngomong, agar tidak salah,” tambahnya.

Ia menilai, tanpa dukungan tenaga medis yang memadai, rumah sakit tersebut sulit memenuhi tujuan awal pembangunannya, yaitu menjadi pusat layanan kesehatan yang berkualitas bagi warga di beberapa kecamatan.

“Rumah sakit ini seharusnya menjadi pusat layanan kesehatan yang memadai bagi warga beberapa kecamatan. Namun, tanpa dokter yang cukup, tujuan tersebut sulit tercapai,” tegas Julfansyah.

Ke depan, ia berkomitmen untuk terus mendorong pemerintah daerah agar segera mengatasi permasalahan ini, termasuk penambahan tenaga dokter dan perawat, sehingga pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.(Adv)

Loading

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA