David Rante Soroti Kendala Pencairan Anggaran dan Efektivitas Proyek di Kutim

waktu baca 2 menit
Jumat, 15 Nov 2024 14:57 0 239 Redaksi

KUTAI TIMUR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), David Rante, menyampaikan pandangannya terkait keterlambatan pencairan anggaran yang mempengaruhi progres pekerjaan proyek-proyek di daerah tersebut. Ia menyebutkan bahwa meskipun banyak pekerjaan sudah selesai, pencairan anggaran yang terlambat menjadi kendala utama dalam menyelesaikan proyek tepat waktu.

“Saya yakin pekerjaan itu sudah banyak selesai, cuma belum cair saja anggarannya,” kata David.

David menambahkan, meskipun proses pencairan anggaran terkadang memakan waktu, ia mengakui bahwa hal tersebut sudah menjadi kebiasaan dalam siklus anggaran daerah, yang umumnya baru dapat dicairkan pada bulan Oktober, November, hingga Desember.

“Saya tidak katakan 80 persen. Yang saya mau katakan, bukan membela pemerintah, tapi sudah menjadi kebiasaan bahwa proses pencairan itu berlangsung di Oktober, November, dan Desember,” lanjutnya.

Namun, ia juga menyayangkan kenyataan bahwa seharusnya pencairan anggaran bisa lebih cepat, sehingga pekerjaan bisa dimulai lebih awal, tepatnya pada bulan Januari. David menjelaskan bahwa banyak pegawai pemerintah yang sudah keluar daerah di awal tahun, yang menyebabkan keterlambatan dalam proses administrasi dan pencairan anggaran.

“Seharusnya Januari sudah bisa jalan. Hanya saja sudah menjadi rahasia umum, awal tahun pegawai sudah banyak keluar daerah, sehingga kondisinya jadi seperti sekarang ini,” ungkapnya.

David berharap ke depan, proses administrasi dan pencairan anggaran dapat dipercepat agar proyek-proyek penting dapat berjalan dengan lancar dan tepat waktu, demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Loading

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA