Jawad Sirajuddin Sampaikan Pentingnya 4 Pilar Kebangsaan Kepada Warga Sangatta

waktu baca 2 menit
Rabu, 22 Nov 2023 23:40 0 135 Redaksi

Suasana Sosialisasi Wawasan Kebangsaan yang digelar oleh Anggota DPRD Kaltim, H.M Jawad Sirajuddin. (Ist)

Noisenews.co, Sangatta – Anggota DPRD Kaltim H.M. Jawad Sirajuddin menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di Kelurahan Singa Gaweh, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, Rabu(22/11/2023).

Dirinya mengjngkapkan tujuan dari sosialisasi wasbang ini ialah menyebarkan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat, khususnya di Provinsi Kalimantan Timur

“Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, Empat Pilar ini digelar dan bertujuan untuk masyarakat agar benar-benar memahaminya secara utuh, dan kami berharap ke depannya dengan tersosialisasinya kegiatan ini, rasa persaudaraan sebagai anak bangsa serta solidaritas untuk saling menghormati sesama anak bangsa,” ucapnya.

Menurutnya, sosialisasi ini sangat penting bagi masyarakat untuk mengenal empat pilar kebangsaan yakni Undang-Undang Dasar 1945, Pancasila, Bhineka tunggal Ika dan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).

“Selain agar masyarakat tahu nilai-nilai kebangsaan di DPR RI itu ada empat pilar, hari ini kami juga memberikan materi kepada para guru, kita ketahui bersama untuk para guru lebih mudah untuk menerapkan, karena ia bisa sambil menjelaskan mengenai nilai-nilai kebangsaan pada saat kegiatan belajar-mengajar,” jelasnya.

Sementara itu, hadir sebagai narasumber Akademisi Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Sangatta, La Sarido. Dirinya mengungkapkan terlaksananya sosialisasi seperti ini sangat bagus dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya sebagai akademisi mengapresiasi program Sosialisasi Wawasan Kebangsaan yang digelar oleh DPRD Kaltim ini, karena ini sangat penting bagi masyarakat dimana mereka harus memahami dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan ini,” terangnya.

terkait tentang UUD 1945, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI itu merupakan dasar dan ideologi negara, agar kedepannya tidak ada yang bisa memprovokasi masyarakat untuk terpecah belah karena sudah memahami nilai-nilai ini,” lanjutnya.

Dirinya juga berpesan, agar pemuda saat ini jangan sampai alergi Politik karena hal itu merupakan sarana demokrasi. Dan yang bisa dipahami dalam Pancasila yakni sila  ketiga dimana pemuda bisa menyatukan visi kedepannya dalam demokrasi. 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA