DPRD Kaltim Optimis UMKM Bisa Jadi Garda Pertumbuhan Ekonomi

waktu baca 2 menit
Senin, 9 Jun 2025 03:49 0 57 Redaksi

Anggota DPRD Kaltim, M Husni Fahruddin. (Rad/Noisenews.co)

Noisenews.co, Samarinda – Kalimantan Timur (Kaltim) dalam sektor ekonomi lokal seperti peternakan, perikanan, dan perkebunan menyimpan potensi besar. Namun, pengembangannya masih tertahan akibat berbagai hambatan yang dihadapi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Muhammad Husni Fahruddin, menyoroti perlunya langkah nyata untuk memperkuat peran UMKM dalam mendorong kemandirian ekonomi daerah. Ia menegaskan, ketahanan ekonomi di Kaltim tidak akan tercapai jika UMKM terus dibiarkan tanpa dukungan yang memadai.

“UMKM tidak bisa terus bergantung pada bantuan luar. Mereka harus diberi alat untuk mandiri, bukan hanya dibantu sesaat,” ujarnya.

Legislator Karang Paci ini mengatakan keterbatasan akses terhadap pelatihan, fasilitas usaha, serta pembinaan jangka panjang menjadi tantangan utama yang perlu diatasi segera. Ia mendorong agar Pemerintah Provinsi Kaltim tidak sekadar menjadi fasilitator pasif, tetapi aktif merancang kebijakan yang berpihak pada penguatan UMKM secara menyeluruh.

“Pemerintah harus terlibat langsung. Program pemberdayaan harus disesuaikan dengan kondisi di lapangan dan berorientasi pada dampak jangka panjang,” tegasnya. 

Ia menekankan pentingnya penyediaan sarana produktif seperti bibit unggul untuk sektor perkebunan dan perikanan, serta pelatihan teknis yang menjawab kebutuhan spesifik pelaku usaha di daerah. Membangun ekosistem usaha yang sehat akan menciptakan wirausaha lokal yang tangguh dan berdaya saing tinggi. 

Hal ini, lanjutnya, akan membantu Kaltim mengurangi ketergantungan terhadap sektor eksternal seperti tambang dan migas yang selama ini mendominasi perekonomian daerah.

“Jika kita ingin ekonomi Kaltim bertahan dalam jangka panjang, maka pondasinya harus dibangun dari sektor riil yang menyentuh masyarakat secara langsung,” katanya. 

Husni meyakini Kaltim mampu membangun ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan, menjadikan UMKM sebagai garda depan pertumbuhan daerah. (Rad/ADV/DPRD Kaltim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA