DPRD Kaltim Ungkap Peningkatan Pariwisata di Kaltim

waktu baca 2 menit
Jumat, 9 Mei 2025 06:01 0 104 Redaksi

Anggota DPRD Kaltim, Agusriansya Ridwan. (Rad/Noisenews.co)

Noisenews.co, Samarinda – Agusriansyah Ridwan selaku anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengungkapkan adanya peningkatan sektor pariwisata di Kaltim.

Agusriansyah mengusulkan untuk membuat pola sinergi antara Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). 

Agusriansyah mengatakan hal ini sangat krusial untuk pengelolaan potensi wisata yang lebih profesional dan menguntungkan. Terutama untuk daerah tempat tinggalnya, yakni Kutai Timur (Kutim).

“Potensi pariwisata di wilayah-wilayah yang sudah memiliki Pokdarwis sangat layak untuk dikelola secara profit dengan bersinergi bersama BUMDes,” kata Agus.

Menurut Agusriansyah, pengelolaan potensi pariwisata secara profesional dengan orientasi keuntungan memerlukan kerjasama yang solid antara berbagai pihak. 

Sinergi antara BUMDes sebagai pengelola usaha pariwisata dan Pokdarwis sebagai pelaksana teknis di lapangan diyakini akan menciptakan fondasi yang kuat bagi pertumbuhan pariwisata berbasis desa sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal.

“BUMDes dapat berperan sebagai pengelola usaha pariwisata, sementara Pokdarwis menjadi pelaksana teknis di lapangan. Kombinasi ini akan menjadi fondasi kokoh bagi pertumbuhan pariwisata berbasis desa,” ujarnya.

Agusriansyah mengakui bahwa realitas di lapangan menunjukkan banyak BUMDes yang belum sepenuhnya siap secara kelembagaan untuk bergerak di sektor pariwisata. 

Beberapa di antaranya masih berkutat dengan masalah internal dan tata kelola keuangan. Di sisi lain, tak sedikit Pokdarwis yang berjalan sendiri dengan mengandalkan semangat sukarela tanpa adanya insentif yang memadai.

Untuk mengatasi kendala tersebut, Agusriansyah mendesak pemerintah daerah untuk berperan aktif sebagai jembatan penghubung. Peran ini meliputi pemberian pelatihan, fasilitasi legalitas usaha, hingga penyusunan model bisnis terpadu.

“Jangan dibiarkan berjalan sendiri-sendiri. Pemerintah harus menjadi katalisator,” tegasnya.

Agusriansyah meyakini bahwa sektor pariwisata dapat menjadi tulang punggung ekonomi alternatif di Kaltim di luar sektor pertambangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Rad/ADV/DPRD Kaltim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA