Legislator Minta Aparat Tindak Tegas Oknum Pelecehan Seksual Terhadap Anak

waktu baca 2 menit
Rabu, 12 Jun 2024 15:10 0 155 Redaksi

Sangatta – Kasus pelecehan seksual oleh oknum pengasuh sekaligus tenaga pengajar di Pondok Pesantren (Ponpes) di Kutai Timur (Kutim) kembali mencuat, memicu reaksi keras dari berbagai pihak. Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Daerah Kutai Timur (DPRD) Kutai Timur (Kutim), Yan Ipui, menekankan pentingnya tindakan tegas terhadap pelaku tanpa menimbulkan diskriminasi terhadap tokoh pendidikan.

“Ini kan salah satu lembaga pendidikan kita yang memang semestinya kejadian seperti ini tidak kita harapkan. Bukan berarti kita mengintervensi atau apa terhadap kasus dengan berdalih bahwa diskriminasi atau kriminalisasi terhadap kiyai dan petugas pendidikan di pondok, Kalau memang oknum oknum ya kita berbicara oknum. Ketika oknum tersebut melakukan pelanggaran hukum, ya jangan pilih kasih, jangan pandang bulu kita sikat semua sesuai dengan aturan yang berlaku karena ini benar – benar mencoreng,” jelas Yan Ipui.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa Jangan sampai ke depannya para orang tua tidak ingin lagi memasukkan anaknya ke pondok pesantren karena ada stigma yang muncul di masyarakat.

“Kalau kita lihat tidak hanya di pesantren ya, di sekolah kan ada kejadian yang sama. Saya lihat ini kita tidak berbicara tentang pondoknya, tetapi ini kita berbicara tentang oknum karena banyak juga guru kita yang baik, banyak juga petugas petugas kita di pondok yang baik, ini hanya segelintir saja yang mencoreng wibawa pendidikan kita,” ungkapnya.

Dirinya mengungkapkan harapannya agar Perda yang sudah di buat oleh pemerintah bisa disosialisasikan secara serius dan tentunya dibutuhkan anggaran untuk terus mendorong pelaksanaan sosialisasi Perda.

Loading

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA