Yusuf Sebut Keamanan Dalam Pelaksanaan Infrastruktur Tidak Sesuai Harapan

waktu baca 2 menit
Rabu, 15 Mei 2024 12:17 0 116 Redaksi

Sangatta – Meski anggaran Proyek Pembangunan Pelabuhan Kenyamukan sudah disepakati sejak 2023, namun proyek ini belum menunjukkan progres yang memuaskan. Politisi PDI Perjuangan yang juga Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim, Yusuf Silambi menyoroti masalah utama yang menghambat pembangunan tersebut, yakni dugaan adanya campur tangan politik yang mengganggu jalannya proyek. Sehingga Pembangunan tersebut tidak dilanjutkan karna keamanan nya tidak sesuai harapan pemerintah.

“Ya semuanya kalau kita mau jujur bicara belum sesuai dengan harapan kita, infrastruktur tidak bisa terlaksana karna keamanan dalam pelaksanaan infrastruktur Itu tidak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh pemerintah,” ungkapnya saat ditemui awak media.

Pada tahun 2017 lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menetapkan wilayah perairan di Pelabuhan Kenyamukan sebagai salah satu Tol Laut Jalur VIII dan masuk kategori proyek strategis nasional (PSN). Apalagi letaknya sangat strategis, yakni masuk dalam Alur Laut Kepulauan Indonesia II. Maka dari itu Pelabuhan Kenyamukan ini sangatlah berpengaruh untuk masyarakat Kutim. Namun sangat disayangkan dalam pembangunannya terhambat beberapa kendala.

Menurut yusuf, dalam hal ini pihaknya sudah mengambil Langkah tegas dalam menindaklanjuti permasalahan ini.

“Kami sebagai pengawas sudah panggil  Dinas yang terkait dalam hal ini yaitu Dinas PU, Dinas Perhubungan juga sudah kita komunikasikan dan memang mereka menilai dari pemerintah sudah siap tapi setelah turun ke lapangan tetap saja ada kendala yang ditemui,” ungkap Yusuf Silambi.

Menurutnya masyarakat belum sepenuhnya mendukung proyek Pembangunan Pelabuhan Kenyamukan ini, sehingga Pembangunan ini belum bisa dilanjutkan.

Loading

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA