SANGATTA – Bupati Ardiansyah menjelaskan komponen dalam nota keuangan RAPBD guna mencapai beragam prioritas pembangunan yang telah dituangkan dalam RKP kabupaten Kutai Timur dengan tema Penguatan Struktur Ekonomi Guna mendukung perekonomian.
Bertema “Penguatan Struktur Ekonomi Guna Mendukung Perekonomian Daerah” menjadi acuan yang akan mencerminkan arah strategis pembangunan yang diinginkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim untuk tahun 2024 mendatang.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) Siang Geah mengatakan tema ini mencerminkan kesadaran akan pentingnya diversifikasi ekonomi dan berinvestasi dalam aspek-aspek yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Salah satunya aspek yang harus di pertimbangkan adalah aspek pertanian.
“Tentu, fokus pada sektor pertanian dapat menjadi langkah yang strategis untuk Kabupaten Kutim terutama mengingat ketergantungan pada sektor minerba dan batu bara yang akan menghadapi tantangan di masa depan.” Ungkapnya
Pihaknya juga mengapresiasi atas upaya peningkatan yang signifikan dalam proyeksi pendapatan daerah untuk tahun 2024, dari Rp8,561 triliun menjadi Rp9,148 triliun. Hal ini mengindikasikan optimisme dalam pengembangan sumber pendapatan daerah.
Lanjutnya, beliau juga menyampaikan bahwa Fraksi PDI Perjuangan berharap agar tidak ditemukan lagi keterlambatan pekerjaan Pembangunan terutama pada hal-hal yang sifatnya penting dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Meski demikian secara bertahap kita harus bisa memastikan bahwa sumber pendapatan Kabupaten Kutai Timur kedepan berasal dari sumber pendapatan yang berkelanjutan dan tidak terlalu bergantung pada sektor tertentu,” Ucap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim)
![]()

Tidak ada komentar