Ketua KPID Kaltim, Irwansyah
Noisenews.co, Samarinda – Komitmen memperkuat tata kelola penyiaran di Kalimantan Timur terus diwujudkan melalui kerja sama erat antara Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kaltim dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kaltim. Kedua lembaga ini rutin menjalin koordinasi untuk memastikan pengawasan siaran berjalan efektif, tepat sasaran, dan sesuai regulasi.
Ketua KPID Kaltim, Irwansyah, mengungkapkan bahwa pihaknya senantiasa melakukan komunikasi intensif dengan Diskominfo untuk membahas aspek teknis pelaksanaan pengawasan siaran di daerah.
“Karena KPID merupakan bagian dari struktur kelembagaan yang berada dalam koordinasi Diskominfo, harmonisasi langkah perlu terus dibangun agar tujuan pengawasan tercapai,” ujarnya.
Koordinasi ini mencakup pelaporan teknis, pemantauan konten siaran, hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang penyiaran. Menurut Irwansyah, sinergi tersebut menjadi fondasi penting untuk menghadapi dinamika media yang terus berkembang.
“Kolaborasi antar lembaga harus berjalan dinamis dan responsif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan informasi publik. Dengan komunikasi yang solid, kita bisa memastikan masyarakat menerima siaran yang sesuai regulasi dan bernilai edukatif,” tegasnya.
Ia menambahkan, di era digital, pengawasan siaran memerlukan pendekatan yang lebih modern dan terintegrasi.
“Sistem pengawasan berbasis teknologi akan mempercepat proses deteksi dan tindak lanjut terhadap pelanggaran siaran. Ini akan membuat penanganan lebih cepat dan akurat,” jelas Irwansyah.
Selain pengawasan, KPID Kaltim bersama Diskominfo juga aktif mengedukasi masyarakat terkait literasi media.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya menonton, tetapi juga memiliki kemampuan menilai apakah sebuah tayangan layak atau tidak. Dengan begitu, publik bisa menjadi mitra strategis dalam menjaga kualitas siaran,” ujarnya.
Ke depan, kedua lembaga optimistis bahwa sinergi ini akan menghasilkan sistem pengawasan siaran yang lebih efisien, transparan, dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas tayangan di Kalimantan Timur.(Cep/ADV/DISKOMINFOKALTIM) (\*)

Tidak ada komentar