Komisi II DPRD Kaltim Sebut Perusahaan Swasta Dapat Tingkatan Infrastruktur Daerah

waktu baca 2 menit
Selasa, 24 Okt 2023 06:07 0 551 Redaksi

Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listiyono. (Ist)

Noisenews.co, Samarinda- Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listiyono mengatakan desa tertinggal tidak terlepas dari persoalan infrastruktur yang minim, meskipun banyak perusahaan besar yang melakukan operasionalnya di wilayah pedesaan yang ada di kabupaten/kota di Kaltim.

 “Bicara desa tertinggal ini terkait dengan persoalan infrastruktur. Kenapa orang malas datang? Karena aksesnya tidak ada, jalan rusak dan sebagainya, ” katanya.

Politisi dari partai Golkar ini mengatakan peran dari pihak swasta juga harus dilibatkan dalam peningkatan infrastruktur daerah yang menjadi lokasi operasional usahanya. 

“Bantuan CSR dari perusahaan swasta yang ada di wilayah tentu sangat diharapkan, ” kata Nidya.

Dilanjutkan Pemerintah daerah sebagai pemilik kewenangan juga dapat menekan para pengusaha untuk dapat menyalurkan bantuan CSR dimana wilayahnya beroperasi. 

“Kita tidak minta, tapi berdasarkan Undang-Undang, CSR itu ada dan wajib disalurkan pada masyarakat sekitar. Sehingga kepala daerah melalui OPD nya punya kekuatan untuk menekan pengusaha terkait CSR, ” ujarnya.

Nidya Listiyono juga menyebutkan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sekitar lokasi operasi perusahaan juga harus menjadi perhatian. 

“Tenaga kerja harus dikuatkan, bahwa sekian puluh persen tenaga kerja dari wilayah tersebut bisa diberikan pelatihan, ” katanya.

“Terlebih dengan adanya IKN dan hari ini tenaga kerja kita sedang berproses untuk mendapatkan sertifikasi dari pemerintah agar bisa ikut berkompetisi dalam proses seleksi tenaga kerja yang masuk ke IKN, ” tambahnya. (Rad/ADV/DPRD Kaltim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA