Kutai Timur – Harga kebutuhan pokok menjadi perhatian menjelang rangkaian kegiatan daerah sehingga Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menyiapkan Gerakan Pangan Murah dengan menjual sejumlah bahan pokok di bawah harga pasar.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Timur Dyah Ratnaningrum mengatakan Gerakan Pangan Murah dijadwalkan berlangsung pada 10 dan 11 Oktober, sekaligus dirangkaikan dengan momentum Hari Ulang Tahun Kutai Timur dan berlanjut hingga pelaksanaan Expo.
“Yang akan kami laksanakan adalah Gerakan Pangan Murah pada tanggal 10 dan 11 Oktober,” kata Dyah di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Timur.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat akan mendapatkan paket kebutuhan pokok yang terdiri atas beras, minyak dan gula dengan harga yang mengacu pada harga Bulog dan berada di bawah harga pasar.
“Nanti ada paket-paket sembako berupa beras, minyak dan gula yang dijual dengan harga dari Bulog di bawah harga pasar,” ujarnya.
Program tersebut tidak direncanakan berhenti pada Oktober karena pemerintah daerah juga menyiapkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah menjelang Natal dan Tahun Baru untuk menjaga keterjangkauan kebutuhan masyarakat pada periode tersebut.
“Gerakan pangan murah ini rencananya tidak hanya dilaksanakan pada Oktober, tetapi juga kembali digelar menjelang Natal dan Tahun Baru,” jelasnya.
Untuk pelaksanaan menjelang Natal dan Tahun Baru, Dinas Ketahanan Pangan akan berkomunikasi dengan Koperasi Merah Putih dan Dinas Koperasi guna menyiapkan skema pelaksanaan kegiatan.
“Untuk kegiatan menjelang Natal dan Tahun Baru, kami berencana berkomunikasi dengan Koperasi Merah Putih dan Dinas Koperasi,” tuturnya.
Setiap kegiatan Gerakan Pangan Murah juga melibatkan sejumlah perangkat daerah, antara lain Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan, bagian ekonomi serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
“Setiap pelaksanaan gerakan pangan murah kami berkoordinasi dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan, bagian ekonomi serta Disperindag,” katanya.
Koordinasi lintas perangkat daerah dilakukan agar penyediaan kebutuhan pokok dan pelaksanaan penjualan dapat berjalan dalam satu rangkaian, sekaligus memastikan kegiatan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
“Semua pihak menjadi satu dalam kegiatan tersebut agar pelaksanaannya dapat berjalan bersama-sama,” tandasnya.
Gerakan pangan murah menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk menyediakan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas pangan melalui intervensi harga pada waktu pelaksanaan yang telah ditentukan. (SH/ADV)
![]()

Tidak ada komentar