Cadangan Pangan Kutim Aman, Pemkab Simpan 83,64 Ton di Bulog

waktu baca 2 menit
Jumat, 2 Okt 2026 11:32 0 29 Redaksi

Kutai Timur – Cadangan pangan Kutai Timur saat ini hanya tersisa 83,64 ton yang tersimpan di Bulog, sehingga ruang pemerintah daerah menghadapi kondisi darurat masih terbatas jika kebutuhan pangan meningkat secara tiba-tiba.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Timur Dyah Ratnaningrum mengatakan stok tersebut merupakan cadangan milik pemerintah kabupaten yang sengaja dipertahankan untuk menghadapi kondisi yang membutuhkan intervensi pangan.

Kutai Timur sebelumnya terbantu oleh bantuan pangan dari pemerintah pusat yang masuk selama periode Juli hingga September, sehingga cadangan daerah belum banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Untuk periode Juli, Agustus dan September, bantuan dari pemerintah pusat mencapai 1.018,98 ton,” kata Dyah di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Timur.

Bantuan tersebut disalurkan kepada 33.963 penerima dengan jatah masing-masing 10 kilogram setiap bulan, sehingga distribusi dilakukan selama tiga bulan dengan jumlah 10 kilogram untuk Juli, Agustus dan September.

Menurut Dyah, kondisi itu membuat pemerintah kabupaten dapat mempertahankan stok daerah karena kebutuhan penerima bantuan sementara tertopang oleh pasokan dari pemerintah pusat, bukan langsung mengurangi cadangan yang berada di Bulog.

“Karena ada bantuan dari pemerintah pusat, cadangan pangan pemerintah kabupaten untuk sementara belum perlu banyak dikeluarkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, mempertahankan cadangan menjadi penting karena pengurangan stok akan membuat pemerintah daerah harus kembali membeli pangan ketika terjadi kondisi yang membutuhkan distribusi, sementara ketersediaan anggaran dan pasokan perlu diperhitungkan.

Cadangan tersebut juga disiapkan sebagai salah satu penyangga apabila terjadi bencana seperti banjir atau kondisi lain yang mengganggu kebutuhan pangan masyarakat, sehingga stok 83,64 ton tidak semata-mata untuk kebutuhan rutin.

“Dengan kondisi cadangan yang masih tersedia, pemerintah daerah juga memiliki persediaan apabila terjadi bencana seperti banjir atau kondisi lain yang berdampak terhadap kebutuhan pangan masyarakat,” tuturnya.

Dyah menyebut posisi cadangan tersebut masih relatif aman untuk menghadapi kondisi El Nino, namun ketahanan daerah tetap ditopang oleh kemampuan menjaga stok yang ada serta dukungan pasokan dari pemerintah pusat ketika diperlukan.

“Jadi untuk menghadapi kondisi El Nino, posisi cadangan pangan pemerintah Kabupaten Kutai Timur saat ini masih relatif aman,” tandasnya. (SH/ADV)

Loading

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA