Cahaya yang Tertunda, Harapan Batu Ampar Menyala di Tengah Keterbatasan

waktu baca 2 menit
Minggu, 16 Nov 2025 03:13 0 50 Redaksi

Kutai Timur – Saat malam tiba di Batu Ampar, sebagian wilayah desa masih tenggelam dalam kegelapan. Hanya cahaya redup dari lampu minyak, lentera kecil, dan genset sederhana yang menemani aktivitas warga. Meski hidup dalam keterbatasan penerangan, masyarakat tetap menjalani hari dengan ketabahan, mempertahankan semangat untuk terus melangkah sambil menunggu hadirnya listrik yang lebih layak. Di balik suasana temaram itu, terdapat harapan besar agar pembangunan bisa semakin merata dan menjangkau seluruh pelosok desa.

Camat Batu Ampar, Suriansyah, menyampaikan bahwa dari tujuh desa yang berada di wilayahnya, baru tiga yang sudah menikmati aliran listrik PLN. “Dari tujuh desa, baru tiga desa, yakni Batu Timbau, Batu Timbau Ulu, dan Telaga, yang telah teraliri listrik PLN. Sementara Benua Harapan, Mawai Indah, Mugi Rahayu, dan Himba Lestari masih mengandalkan listrik desa,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa sebenarnya program elektrifikasi untuk dua desa terakhir sudah masuk dalam rencana kerja, namun prosesnya sempat tertunda karena adanya penyesuaian anggaran dari pemerintah pusat. Meski demikian, berbagai koordinasi terus ditempuh agar pemasangan jaringan dapat kembali berjalan dan kebutuhan listrik masyarakat dapat segera terpenuhi.

Bagi warga yang tinggal di wilayah pedalaman, kehadiran listrik bukan hanya sekadar fasilitas penerangan, tetapi juga simbol kemajuan dan kesetaraan dalam pembangunan. Malam-malam panjang di Batu Ampar menjadi saksi perjuangan mereka menjaga kehidupan di tengah keterbatasan.

Warga terus menanti datangnya cahaya itu—bukan dengan sikap pasrah, tetapi dengan keyakinan bahwa upaya yang dilakukan hari ini akan membawa perubahan besar ke depan. Batu Ampar mungkin belum sepenuhnya terang, tetapi semangat masyarakatnya telah lebih dulu menyala. (SH/ADV)

Loading

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA