KPID Kaltim Dorong Keterlibatan Kampus dalam Pengawasan Isi Siaran

waktu baca 2 menit
Senin, 14 Jul 2025 00:59 0 91 Redaksi

Para Komisioner KPID Kalimantan Timur bersama jajaran akademisi Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah UINSI Samarinda berfoto bersama usai membahas rencana kerja sama pengawasan isi siaran dan literasi media, di Gedung Dakwah dan Komunikasi UINSI Samarinda.

Noisenews.co, Samarinda – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur terus memperluas kolaborasi dengan institusi pendidikan tinggi dalam upaya penguatan pengawasan isi siaran dan peningkatan kualitas tayangan media. Salah satu langkah strategis terbaru ialah menjalin kerja sama dengan Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda.

Pertemuan antara KPID Kaltim dan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah UINSI Samarinda menjadi momentum penting dalam mendorong sinergi antara lembaga penyiaran dan akademisi. Pertemuan ini juga membahas rencana penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara kedua pihak. Pada Senin (14/7/25)

Koordinator Bidang Pengembangan Kebijakan dan Sistem Penyiaran (PKSP) KPID Kaltim, Dedy Pratama, menegaskan bahwa pihaknya berperan sebagai fasilitator dalam menindaklanjuti inisiasi dari KPI Pusat.

“Kami hanya menjalankan amanah dari pusat, tetapi tentu kami juga mendorong implementasi program yang tepat guna,” jelasnya.

KPID Kaltim mendorong agar kerja sama ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar menciptakan ruang kolaborasi nyata seperti pelibatan dosen dan mahasiswa dalam riset Indeks Penyiaran Indonesia, hingga terlibat langsung dalam pengawasan isi siaran berbasis data dan partisipasi publik.

Adji Novita Wida Vantina, Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran KPID Kaltim, menyampaikan pentingnya kontribusi perguruan tinggi dalam memberikan perspektif akademik dan analitis terhadap konten media.

“Kami ingin pengawasan siaran tidak hanya reaktif, tapi juga berbasis kajian ilmiah,” ujarnya.

Dalam pertemuan yang berlangsung produktif itu, UINSI menyatakan kesiapan untuk berperan aktif dalam kegiatan literasi media dan riset penyiaran. Para akademisi menyambut baik usulan kerja sama, bahkan menunjukkan antusiasme untuk segera memulai program kolaboratif.

Upaya ini sejalan dengan semangat keterlibatan publik dan dunia pendidikan dalam pengawasan media, sebagai bagian dari ekosistem penyiaran yang sehat dan berkualitas. KPID Kaltim berharap kerja sama ini dapat menjadi model kolaborasi antara lembaga penyiaran dan kampus di daerah lainnya.(Cep/ADV/DISKOMINFOKALTIM). (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA