Perkuat Jiwa Nasionalisme, Jahidin Kembali Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan

waktu baca 2 menit
Senin, 27 Nov 2023 18:00 0 540 Redaksi

Anggota DPRD Kaltim, Jahidin saat menyampaikan sambutan pada Sosbang, Senin (27/11/23). (Erni/Noisenews)

Noisenews.co, Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Jahidin kembali melaksanakan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Sosbang) ke-8 Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika Jalan Simpang Ambarukmo, Sambutan, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, pada Senin (27/11/23).

Dengan dihadiri oleh banyak masyarakat sekitar dan pengurus Rukun Tetangga RT 37 serta narasumber Sari Marito Siregar dan Adi Putra Jahidin. 

Jahidin dalam sambutannya mengatakan, sosbang ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang perbedaan yang beragam di Indonesia khususnya di lingkungan masyarakat sekitar. 

“Kegiatan ini sudah ada tercantum dalam Badan Musyawarah (Banmus) maka kita sebagai perwakilan rakyat harus melakukan sosialisasi ini agar bisa memperkuat penahaman masyarakat terkait keberagaman di sekitar kita” ujar Jahidin.

Selain itu, jahidin juga mengatakan pentingnya peran orang tua untuk paham akan rasa nasionalisme yang mana akan di ajarkan kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

“Kita sebagai orang tua harus terlebih dahulu paham akan rasa nasionalisme untuk mewujudkan Bhinneka Tunggal Ika, nantinya ini akan kita ajarkan ke anak-anak kita”, imbuhnya. 

Dilanjut Sari Marito Siregar mengatakan bahwa Indonesia ini sangat luas, banyak sekali keberagaman dari adat, suku, budaya, agama dan lain sebagainya, namun semua itu merupakan satu kesatuan yaitu Indonesia. 

“Kita tinggal di Indonesia yang memiliki banyak sekali keberagaman, nah dengan adanya sosialisasi ini semoga kita semua bisa saling memahami bagaimana cara kita bersikap sebagai warga negara yang menghargai 4 Pilar Kebangsaan” kata Sari.

Sari berharap dengan adanya pemahaman 4 pilar kebangsaan ini kepada masyarakat dapat menjadi pedoman untuk anak- anak mereka.

Secara terpisah Adi juga berharap masyarakat sekitar khususnya tidak pernah membanggakan budaya ras atau agama sendiri dengan menjatuhkan budaya ras atau agama orang lain, sehingga tetap menjadi satu kesatuan yang utuh. (ADV/DPRD Kaltim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA