DPRD Samarinda Kembali Soroti Kelangkaan Gas LPG 3Kg

waktu baca 1 menit
Kamis, 19 Jun 2025 14:44 0 58 Redaksi

Anggota DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim. (Rad/Noisenews.co)

Noisenews.co, Samarinda — Anggota DPRD Samarinda, Abdul Rohim menyoroti kelangkaan LPG bersubsidi di sejumlah wilayah Kota Samarinda beberapa waktu lalu. Kondisi ini sudah sering terjadi dan menimbulkan dampak signifikan terhadap masyarakat, terutama kalangan ekonomi menengah ke bawah.

Abdul Rohim menyebut perlunya tanggung jawab dari pihak Pertamina selaku badan usaha yang mengelola distribusi elpiji bersubsidi, serta mendorong masyarakat agar lebih aktif menyampaikan aspirasi dan keluhan mereka terhadap kondisi tersebut.

“Sudah saatnya masyarakat menyuarakan ketidakpuasan. Pertamina harus bertanggung jawab terhadap situasi yang terjadi,” ujar Rohim pada, Kamis (19/6/2025).

Ia juga menyoroti adanya dugaan praktik yang memengaruhi distribusi elpiji, seperti sindikasi atau permainan harga. Sebab, permasalahan kelangkaan ini bukan semata soal teknis, tetapi bisa melibatkan tata kelola distribusi yang kurang optimal. Meski Pertamina menyatakan pasokan gas untuk Samarinda mencukupi, fakta di lapangan menunjukkan harga gas melonjak cukup tinggi.

“Kalau memang pasokan diklaim cukup, lalu kenapa harga di lapangan bisa melonjak dari Rp18.000 menjadi Rp70 ribu bahkan Rp80 ribu per tabung?” tanyanya.

Menurut Abdul Rohim penanganan yang bersifat struktural menurutnya memerlukan intervensi dari pemerintah pusat. Sebab Pertamina sendiri berada di bawah naungan Kementerian BUMN dan Kementerian ESDM. (Rad/ADV/DPRD Samarinda)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA