Ketua DPRD Kaltim Imbau Masyarakat Tidak Takut Adukan Kasus Perundungan di Sekolah

waktu baca 2 menit
Jumat, 23 Mei 2025 23:21 0 95 Redaksi

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud. (Rad/Noisenews.co)

Noisenews.co, Samarinda – Fenomena perundungan, yang kini tak hanya terjadi antar siswa sebaya namun juga melibatkan pelajar lintas jenjang bahkan saat jam pelajaran berlangsung memicu kekhawatiran publik.

DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) kembali angkat bicara terkait kasus kekerasan dan perundungan anak di lingkungan sekolah khususnya di Kaltim. DPRD Kaltim hingga saat ini belum melakukan pembahasan khusus karena belum ada laporan resmi dari masyarakat atau sekolah.

Beberapa kasus bahkan viral di media sosial, menambah tekanan terhadap dunia pendidikan untuk segera bertindak.
Menanggapi hal ini, Hasanuddin menyatakan DPRD Kaltim terbuka untuk membahas persoalan tersebut secara kolaboratif bersama Dinas Pendidikan.

Namun, ia mengakui belum ada langkah konkret karena belum menerima pengaduan formal.

“Nanti coba kita bicarakan dengan programnya dinas,” kata Hasanuddin saat ditemui usai agenda DPRD, Jumat (23/5/25).

Ia mencontohkan bahwa di Jawa Barat sudah ada program intervensi khusus bernama “Barak” untuk menangani pelaku perundungan. Namun menurutnya, belum tentu Kaltim harus meniru pendekatan tersebut.

“Kita belum bisa bahas secara spesifik soal itu karena belum ada laporan resmi. Itu kan juga nanti ada komisinya yang membahas,” ujarnya.

Pria yang kerab disapa Hamas ini mengatakan bahwa Ia memberikan ruang dialog dengan masyarakat, organisasi, maupun orang tua siswa yang ingin menyampaikan aspirasi atau memberikan masukan kebijakan.

Ia juga menekankan bahwa penanganan perundungan perlu memperhatikan karakteristik lokal dan tidak harus meniru kebijakan dari daerah lain. (Rad/ADV/DPRD Kaltim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA