Fraksi PIR Soroti SIPD Sebagai Kunci Efisiensi dan Transparansi Anggaran

waktu baca 2 menit
Minggu, 24 Nov 2024 21:05 0 203 Redaksi

Kutai Timur – Dalam upaya meningkatkan transparansi dan efisiensi pengelolaan anggaran, Fraksi Persatuan Indonesia Raya (PIR) DPRD Kutai Timur menekankan pentingnya optimalisasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Sistem ini dinilai mampu menjadi solusi untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih akuntabel, terutama dalam mencatat informasi dari hasil pemilu DPRD. Hal tersebut disampaikan oleh juru bicara Fraksi PIR, dr. Novel Tyty Paembonan, dalam rapat paripurna DPRD Kutim yang berlangsung

“Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Timur perlu memberikan perhatian serius terhadap mekanisme SIPD agar seluruh informasi dan data yang diperoleh DPRD dari setiap penelitian dapat terekam dengan baik,” tegas dr. Novel. Hal ini penting untuk memastikan integrasi informasi terkait perencanaan pembangunan, laporan keuangan, dan pengawasan pelaksanaan program daerah berjalan sesuai tujuan.

Dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kutim Jimmi ST dan Wakil Ketua Prayunita Utami, serta dihadiri Asisten Pemkesra Poniso Suryo Renggono, Fraksi PIR juga menyoroti target pendapatan daerah tahun 2025 sebesar Rp11,1 triliun. Target tersebut terdiri dari PAD sebesar Rp358 miliar, pendapatan transfer Rp10,2 triliun, dan pendapatan lain-lain sebesar Rp547 miliar. Sementara belanja daerah diproyeksikan sama besar dengan pendapatan, yaitu Rp11,1 triliun.

Melihat data tersebut, Fraksi PIR memberikan apresiasi atas nota penyusunan APBD 2025 yang dianggap telah mengakomodasi berbagai kebutuhan pembangunan. Namun, dr. Novel menekankan bahwa pemerintah perlu menyusun langkah-langkah konkret dan strategi untuk memastikan anggaran diguna

“Dengan kinerja APBD Kutim yang semakin membaik, kami berharap pembahasan antara pemerintah dan DPRD dapat segera dilaksanakan sesuai ketentuan undang-undang,” ungkapnya. Fraksi PIR menutupnya dengan harapan agar SIPD dapat menjadi tulang punggung dalam pelaksanaan anggaran yang transparan, terintegrasi, dan responsif. (Adv)

Loading

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA