Fraksi PPP Dorong Inovasi untuk Meningkatkan PAD Kutim

waktu baca 2 menit
Sabtu, 23 Nov 2024 20:51 0 122 Redaksi

Kutai Timur – Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Kutai Timur (Kutim) menekankan pentingnya kreativitas dalam upaya menggali sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi mendukung pembangunan daerah. Desakan ini mencuat dalam rapat paripurna yang digelar pada Jumat (22/11), sebuah momentum penting yang memfokuskan pembahasan pada rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2025. Rapat ini menghadirkan sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua DPRD Kutim Jimmi ST, Wakil Ketua Prayunita Utami, dan Asisten Pemkesra Poniso Suryo Rengg

Dalam forum tersebut, Rahmadani, juru bicara Fraksi PPP, menyoroti perlunya penyusunan APBD yang berbasis aturan hukum. “Penyusunan APBD tahun anggaran 2025 harus mengacu pada peraturan-peraturan yang berlaku,” tegas

Rahmadani juga memperkirakan target pendapatan daerah Kutim yang telah ditetapkan sebesar Rp11,1 triliun. Rincian targetnya mencakup PAD sebesar Rp358 miliar, pendapatan transfer Rp10,2 triliun, serta pendapatan lain-lain sebesar Rp547 miliar. “Kami berharap target pendapatan daerah sebesar Rp11,1 triliun yang terdiri dari PAD Rp358 miliar, pendapatan transfer Rp10,2 triliun, dan pendapatan lain-lain Rp547 miliar dapat tercapai,” tambahnya.

Fraksi PPP mengingatkan bahwa pemerintah daerah tidak boleh hanya fokus pada pengelolaan anggaran belanja. Mereka menilai, potensi ekonomi lokal di Kutim perlu dioptimalkan dengan cara yang lebih kreatif dan inovatif. “Pemerintah tidak hanya fokus pada pembelanjaan anggaran, tetapi juga harus mencari sumber pendapatan alternatif secara kreatif dan inovatif dengan mengoptimalkan potensi ekonomi daerah secara efektif dan efisien,” ujarnya. (Adv)

Loading

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA