KUTAI TIMUR – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Sayid Anjas, menekankan pentingnya memaksimalkan serapan anggaran sebelum tutup buku anggaran tahunan. Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi terkait evaluasi pelaksanaan proyek-proyek daerah, Senin (20/11/2024).
“Selagi belum ditutup buku, kami masih berusaha semaksimal mungkin untuk memaksimalkan serapan anggaran,” ujar Sayid Anjas.
Ia menyebutkan bahwa DPRD terus melakukan pengawasan intensif terhadap dinas-dinas terkait untuk memastikan anggaran yang sudah dialokasikan dapat terserap sesuai rencana. Pengawasan ini penting agar pembangunan di berbagai sektor dapat berjalan optimal dan sesuai dengan harapan masyarakat.
“Kami di DPRD terus berupaya mengontrol dinas-dinas agar serapan anggaran ini bisa terserap secara maksimal,” tambahnya.
Namun, Sayid Anjas mengakui bahwa musim hujan yang tengah berlangsung menimbulkan beberapa kendala teknis, terutama pada pelaksanaan proyek semenisasi. Proyek infrastruktur tersebut, yang sebelumnya ditargetkan sepanjang 100 meter, mungkin harus disesuaikan menjadi 50 meter karena faktor cuaca.
“Apalagi ini sudah memasuki musim hujan, sehingga ada beberapa kendala, khususnya pada proyek semenisasi. Yang awalnya ditargetkan sepanjang 100 meter mungkin harus disesuaikan menjadi 50 meter. Tapi, ini bukan hambatan utama,” jelasnya.
Sayid juga menekankan bahwa DPRD masih menunggu kesiapan dari dinas terkait untuk merealisasikan anggaran tersebut sesuai prioritas. Menurutnya, cuaca dan faktor lainnya seharusnya tidak menjadi alasan untuk mengurangi kualitas pelaksanaan proyek.
Ia berharap pemerintah daerah bersama dinas-dinas terkait dapat bekerja sama secara maksimal dalam menyelesaikan program yang telah direncanakan agar serapan anggaran mencapai target yang ditetapkan. Dengan demikian, pelayanan dan pembangunan daerah dapat terus berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
“DPRD akan terus mengawal pelaksanaan ini agar semua program yang direncanakan tidak hanya selesai tepat waktu tetapi juga memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Kutim,” tutupnya. (Adv)
![]()

Tidak ada komentar