Yusuf Silambi Tepis Isu Miring Adanya Mafia Anggaran Di Proyek Infrastruktur Kutim

waktu baca 2 menit
Selasa, 14 Mei 2024 12:20 0 116 Redaksi

Sangatta – Legislator Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Yusuf T Silambi tepis isu miring adanya mafia anggaran di Proyek Multi Years Contract (MYC) pembangunan Pelabuhan Kenyamukan. Ia menegaskan terhentinya Pembangunan ini karna aktifitas politik.

“Jadi proyek ini terkendala politik, ya namanya masa politik itu macam – macam di dalam jadi saya kira para media sudah tau semua,” pungkasnya.

“Bukan mafia anggaran tapi kendala di lapangan yang kita tidak bisa juga menuduh seseorang tapi dilapangan itu general, masyarakat dan bahkan kita sendiri,” lanjutnya.

Diketahui proyek yang menelan banyak biaya itu meninggalkan sisa lebih penggunaan anggaran (SiLPA) mencapai 43 Miliar. Politisi PDIP itu pun menegaskan pihaknya telah menindak tegas instansi terkait guna menangani masalah ini secara langsung.

“Masalah masyarakat, pemuda tokoh masyarakat, bahkan orang yang ada disekitarnya. Padahal  sudah dibayar rumah kecil itu tapi merasa belum dibayar. Seberapa sih anggarannya ? Namun tetap menjadi problem bahkan rumah kecil itu bisa saja diangkat tapi tidak bisa kita kerja kalau masih ada halangan disitu,” jelasnya.

Menurut Yusuf, meski anggaran dari PT Kaltim Prima Coal (KPC), APBN, dan APBD sudah tersedia, masalah di lapangan berbeda dari keputusan yang sudah diambil. Dan PT KPC tidak ingin terlibat dalam urusan politik yang bersinggungan langsung dengan masyarakat.

“PT KPC sudah tidak mau masuk kalau ada urusan cawe-cawe politik. KPC kan tidak ada kapasitas untuk itu, karena manajemen KPC itu hanya berharap supaya pembangunan ini lancar,” ucap Politisi PDI Perjuangan Yusuf Silambi.

Loading

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA