Yusuf Sebut Terkendala Masalah Politik, Pelabuhan Kenyamukan Terhambat Pembangunannya

waktu baca 2 menit
Senin, 13 Mei 2024 23:56 0 126 Redaksi

Sangatta – Anggota Komisi C DPRD Kutim Bidang Pembangunan Drs.Yusuf T Silambi,MM., MBA mengatakan bahwa proyek Multi Years Contract (MYC) Pelabuhan Kenyamukan terhambat karna faktor politik yang kompleks.

“Proyek Pembangunan Pelabuhan Kenyamukan sampai hari ini kena pressure politik lagi,” ungkapnya.

Ditemui di Gedung DPRD Kawasan Bukit Pelangi, ia menjelaskan bahwa proyek yang diharapkan selesai di tahun 2024 ini mengalami beberapa kendala yang menyebabkan terhentinya Pembangunan tersebut. Lebih lanjut ia mengatakan untuk anggaran telah siap, namun ada saja masalah yang terjadi dilapangan.

“Yaitu lah karena kalau kita lihat dari sisi anggaran Insyaallah sudah pasti ada, yaitu satu bantuan dari KPC, kedua bantuan dari APBN dan ketiga dari APBD. Nah kendalanya sekarang KPC mau kerja  maksimal ada kendala dihalangi,” tuturnya pada awak media.

“Sehingga anggaran yang sudah disiapkan oleh KPC untuk membangun  pelabuhan itu sampai hari ini belum selesai,” lanjutnya.

Anggota Komisi D Bidang Pembangunan itu menegaskan alasan terhambatnya Pembangunan ini murni karna politik yang rumit.

“Betul sekali terkait politik, ya namanya masa politik itu macam-macam di dalam jadi saya kira para media sudah tau semua,” ucapnya.

Perlu kita ketahui bahwa pembangunan Pelabuhan Kenyamukan ini dimulai pada tahun 2022 dengan anggaran Rp120 miliar dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Proyek ini diharapkan bisa menjadi fokus utama dalam meningkatkan kelancaran distribusi barang dan jasa serta mengurangi biaya ongkos angkut yang selama ini cukup tinggi.

“Ya harapan kami para DPR, Pembangunan Pelabuhan Kenyamukan ini harus jadi di tahun 2024,” harapnya.

Loading

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA