Turun Langsung ke Lapangan, Adi Saputra Jahidin Sampaikan Gagasan Kepada Masyarakat

waktu baca 2 menit
Minggu, 17 Des 2023 12:23 0 495 Redaksi

Caleg Asal PKB Adi Saputra Jahidin saat berdiskusi bersama masyarakat. (Ist)

Noisenews.co, Samarinda – Pesta Demokrasi Pemilu 2024 sudah di depan mata, seluruh Calon Legislatif (Caleg) mulai melakukan kampanye untuk menarik perhatian dan atensi dari Masyarakat. 

KPU selaku penyelenggara Pemilu pun telah menetapkan masa kampanye berlangsung sejak 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024.

Berbagai macam cara Caleg untuk menarik perhatian pun dilakukan, umumnya mereka memasang baliho dan membagikan flyer portofolio kepada masyarakat.

Namun cara lain dan konkret dilakukan oleh Adi Jahidin, Caleg nomor urut 1 dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dapil Samarinda Ilir, Samarinda Kota dan Sambutan ini langsung turun ke masyarakat melakukan gotong royong untuk memperbaiki fasilitas umum warga yang rusak.

Adi sapaan karibnya, mengatakan bahwa dengan turun langsung ke lapangan dapat mendengar aspirasi dan melihat langsung bagaimana keadaan masyarakat. 

Adi Saputra Jahidin saat gotong royong bersama warga Perum Ariesco. (Ist)


“Saya hadir dan turun langsung ke masyarakat untuk melihat, bagaimana keadaan di lapangan, agar ke depan ketika saya terpilih, dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat sesuai dengan kebutuhannya,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan hadir langsung ke masyarakat dapat lebih efektif untuk melakukan kampanye dan menyampaikan visi-misi dirinya secara lebih konkret dan jelas, agar dapat dipahami oleh masyarakat.

Dengan menangkap langsung aspirasi masyarakat, agar kemudian dapat memberikan solusi yang tepat melalui kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.

“Ini juga cara efektif untuk menyampaikan apa gagasan saya untuk masyarakat ke depannya, sehingga dapat langsung berinteraksi dengan masyarakat,” jelasnya.

”Sehingga pada saat diberi amanah di dalam proses pemgambilan kebijakan betul- betul menghasilkan sebuah kebijakan yg sesuai dengan harapan masyarakat,” sambungnya.

Ia berharap, di pemilu 2024 nanti masyarakat dapat memilih dengan selektif dan objektif, berdasarkan gagasan yang ditawarkan. 

“Kita juga berharap, pemilu mendatang praktik-praktik money politik dapat dihilangkan, jadi masyarakat memilih berdasarkan kapasitas dan gagasan calegnya,” tutupnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA