SANGATTA – Sekitar ribuan desa di daerah Indonesia disebut memiliki akses internet buruk, bahkan belum terjangkau internet sama sekali. Hal ini memperburuk lambatnya informasi yang diterima oleh masyarakat khususnya di Desa-desa Daerah Kutai Timur.
Siang Geah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (kutim) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menyuarakan pemerataan fasilitas internet di tiap daerah Kutai Timur ke Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Pusat. Agar pemerintah mampu menyediakan fasilitas sinyal komunikasi di desa-desa, khususnya desa terpencil di pedalaman dan pesisir yang sangat sulit mendapatkan akses sinyal komunikasi dan jaringan internet.
“Setiap kali ada rapat dengan pemerintah kabupaten. Saya sering menyuarahkan ini, karena ini juga permintaan dari konstituen saya di beberapa desa yang masih blank spot area,” Jelas Beliau
Di era teknologi seperti saat ini, internet sudah menjadi kebutuhan penunjang dalam aktifitas masyarakat dalam mempermudah kegiatan dalam keseharian.
Politisi Partai Demokrasi Indonesia – Perjuangan (PDI-P) Siang Geah menyadari benar pentingnya pemerataan akses internet untuk masyarakat Kutim secara keseluruhan.
“Jika aparatur desa saja amat membutuhkan fasilitas internet untuk mengurus perihal Anggaran Dana Desa dari Kabupaten dan Dana Desa dari Pemerintah Pusat. Maka masyarakat umum juga membutuhkan untuk perihal pendidikan, pertanian, perkebunan, serta sektor penunjang informasi lainnya. Mengingat masa sekarang adalah masa kecepatan akses informasi,” ucap Siang Geah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (kutim) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim)
![]()

Tidak ada komentar