DPRD Samarinda Soroti Parkir Tak Tertata di Polder Air Hitam, Aset Daerah Diminta Dioptimalkan

waktu baca 2 menit
Senin, 17 Agu 2026 13:24 0 5 Redaksi

Abdul Rohim, Anggota Komisi III DPRD Samarinda

Noisenews.co, Samarinda– Anggota Komisi III DPRD Samarinda Abdul Rohim menyoroti kondisi parkir yang terjadi di kawasan Polder Air Hitam, Samarinda.

Menanggapi persoalan tersebut, DPRD mendorong Pemkot Samarinda segera menyiapkan langkah untuk mengatasi kepadatan dan kesemrawutan lalu lintas di sekitar kawasan Polder Air Hitam.

Abdul Rohim menyebut peningkatan kunjungan masyarakat ke Polder Air Hitam belum diiringi dengan fasilitas parkir yang cukup. Akibatnya, sejumlah pengunjung memilih memarkir kendaraan di bahu jalan yang berisiko menghambat kelancaran lalu lintas.

“Polder Air Hitam sudah jadi pusat wisata dan olahraga. Pemkot harus melengkapi infrastruktur ini dengan memanfaatkan tanah atau gedung tidak terpakai, untuk lahan parkir,” kata Abdul Rohim.

Menurutnya, pemerintah kota tidak perlu terburu-buru melakukan pembebasan lahan baru hanya untuk membangun area parkir. Aset pemerintah yang selama ini belum dimanfaatkan justru dapat menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

“Salah satu aset yang menurutnya layak dikaji adalah gedung bulu tangkis yang hingga kini belum difungsikan secara optimal dan telah lama terbengkalai,” jelasnya.

“Penyediaan fasilitas pendukung seharusnya menjadi bagian dari perencanaan pembangunan kawasan Folder Air Hitam,” sambungnya.

Saat ini, Polder Air Hitam menjadi salah satu ruang publik yang cukup ramai dikunjungi masyarakat Samarinda. Berbagai aktivitas warga berlangsung mulai pagi hingga malam hari.

Masyarakat tidak hanya datang untuk berolahraga, tetapi juga menikmati beragam kuliner dari pelaku UMKM serta bersantai menikmati suasana kawasan, termasuk panorama matahari terbenam.

Padatnya kegiatan masyarakat tersebut membuat kebutuhan akan fasilitas parkir yang memadai semakin diperlukan.

Apabila tidak ditata dengan baik, kendaraan yang berhenti maupun parkir di bahu jalan berpotensi menghambat arus lalu lintas dan mengurangi tingkat keselamatan pengguna jalan.

Rohim meminta Pemkot Samarinda segera mendata dan menginventarisasi aset pemerintah yang berada di sekitar Polder Air Hitam untuk mengetahui lokasi yang berpotensi dialihkan menjadi area parkir resmi.

“Kami menyarankan untuk memanfaatkan lahan dan bangunan daerah yang menganggur di sekitar lokasi tersebut untuk dialihfungsikan sebagai fasilitas parkir resmi,” tegasnya. (Rad/ADV/DPRD Samarinda)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA