Joha Dorong Pemkot Garap Wisata Perbukitan sebagai Sumber PAD Baru

waktu baca 2 menit
Sabtu, 13 Jun 2026 06:07 0 5 Redaksi

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Joha Fajal.

Noisenews.co, Samarinda — Pemerintah Kota Samarinda didorong untuk terus menghadirkan inovasi dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Salah satu peluang yang dinilai potensial adalah pengembangan sektor wisata alam, khususnya kawasan dataran tinggi dan perbukitan yang memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Dorongan tersebut disampaikan Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Joha Fajal. Ia mengapresiasi langkah Pemkot Samarinda yang kini rutin menggelar berbagai kegiatan mingguan di kawasan Stadion Segiri. Menurutnya, agenda tersebut terbukti mampu menarik kunjungan masyarakat dari luar daerah sekaligus menggerakkan sektor pariwisata lokal.

“Itu salah satu bentuk keinginan pemerintah kota mendapatkan PAD melalui event. Kalau tidak dilakukan, sulit sekali mengundang orang luar. Dengan agenda rutin itu, otomatis arus keluar masuk masyarakat ke Samarinda menjadi tinggi,” kata Joha, Sabtu 13 Juni 2026.

Sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda memiliki sejumlah destinasi unggulan seperti pusat perbelanjaan modern Big Mall dan kawasan Teras Samarinda yang menjadi ikon baru kota. Namun demikian, masih banyak potensi wisata alam yang belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Seperti wisata sungai. Selain Sungai Mahakam, pemerintah mungkin dapat menggali wisata lain untuk di Sungai Karang Mumus, seperti apa nantinya wisata air yang dapat dihadirkan di sana,” ujar Joha.

Selain potensi wisata sungai, Joha menilai kawasan dataran tinggi dan perbukitan kini semakin diminati masyarakat, terutama kalangan generasi muda yang gemar menghabiskan waktu akhir pekan di lokasi-lokasi wisata dengan panorama alam dari ketinggian.

“Kita punya gunung steling, kemudian bukit RCTI di Samarinda Seberang dan banyak lagi yang saat ini semua wisata itu diciptakan oleh warga. Semestinya, begitu momentumnya viral, pemerintah segera menangkap peluang itu untuk pengembangan infrastrukturnya,” sebut Joha.

Di sisi lain, Joha juga menyoroti sejumlah objek wisata alam yang saat ini mulai kehilangan daya tarik dan kurang mendapat perhatian, seperti Hutan Lindung Kebun Raya Samarinda dan Air Terjun Tanah Merah.

Karena itu, ia meminta pemerintah melakukan revitalisasi terhadap destinasi-destinasi lama tersebut agar kembali hidup dan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekitar sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan PAD Kota Samarinda.

“Nantinya warga sekitar bisa ikut di dalamnya. Dengan adanya wisata baru ini, maka akan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat,” demikian Joha Fajal. (Rad/ADV/DPRD Samarinda)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA