Kepala BPKAD, Karo Kesra dan Wadir RSUD AWS Raih Penghargaan Terbaik PKN Tingkat II

waktu baca 3 menit
Senin, 8 Des 2025 13:33 0 152 Redaksi

Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Muhammad Taufiq. (Ist)

Noisenews.co, Samarinda – Tiga pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur meraih prestasi gemilang pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan 28. 

Mereka adalah Kepala BPKAD Kaltim Ahmad Muzakkir yang meraih peringkat pertama, Masitah Wakil Direktur RSUD Abdoel Wahab Sjahranie, serta Kepala Biro Kesra Setda Kaltim Dasmiah yang masing-masing menempati peringkat keempat dan kelima.

Peringkat kedua diraih Kuswanto dari Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), sedangkan peringkat ketiga diraih Muhammad Fadli Pathurrahman dari Pemerintah Kota Balikpapan.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Muhammad Taufiq, pada penutupan PKN Tingkat II Angkatan 28 yang berlangsung di Aula Utama BPSDM Kaltim, Jumat (6/12). 

Hadir dalam kegiatan itu Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Kaltim M. Syirajuddin yang mewakili Gubernur Kaltim, Kepala Pusjar SKPP LAN RI Rahmat, perwakilan BKN Regional VIII, para Kepala BKPSDM se-Kaltim, serta tamu undangan lainnya.

Kepala BPSDM Kaltim sekaligus Ketua Penyelenggara, Nina Dewi, melaporkan bahwa PKN Tingkat II tahun ini diikuti 30 peserta yang berasal dari berbagai instansi, mulai dari Pemprov Kaltim, Pemkab/Pemkot se-Kaltim, Otorita IKN, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, hingga Kepolisian RI. Total waktu pelatihan mencapai 923 jam pelajaran atau berlangsung selama 107 hari.

Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesra, Gubernur Kaltim menyampaikan apresiasi kepada LAN RI dan BPSDM Kaltim atas penyelenggaraan pelatihan yang berlangsung sejak 13 Agustus hingga 6 Desember 2025. “Proses panjang ini merupakan investasi besar dalam mempersiapkan pemimpin strategis di berbagai instansi pemerintahan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala LAN RI Muhammad Taufiq menegaskan bahwa para peserta PKN bukan sekadar mengikuti pelatihan, melainkan telah menjadi bagian dari “komunitas pembelajar dan ekosistem kepemimpinan yang saling terhubung”. Ia menambahkan bahwa penutupan pelatihan justru menjadi titik awal perjalanan baru dalam pengembangan kepemimpinan yang lebih luas.

Jauhar Effendi Widyaiswara Ahli Utama BPSDM Kaltim selaku salah satu coach peserta menjelaskan bahwa seluruh proses pembelajaran berjalan lancar melalui metode blended learning, yang menggabungkan pelatihan klasikal dan non-klasikal (distance learning).

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang PKMF BPSDM Kaltim Rina Kusharyanti menuturkan bahwa penutupan PKN Tingkat II Angkatan 28 juga dirangkaikan dengan Launching ASN Corporate University bagi pemerintah kabupaten/kota. 

Ia menyampaikan laporan Kepala Pusjar SKPP LAN RI bahwa hingga kini baru tiga daerah yang telah menerapkan konsep ASN Corporate University sesuai Pergub Kaltim, yakni Pemprov Kaltim, Pemkab Berau, dan Pemkab Kutai Timur. Sementara daerah lainnya masih dalam proses pengembangan.

Dengan diraihnya prestasi ini, diharapkan para pejabat yang terlibat mampu menjadi motor penggerak peningkatan kualitas kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan di Kalimantan Timur.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA